Cerita Anies yang Berusaha Bujuk Susi untuk Daftar Kejar Paket C

Kompas.com - 14/07/2018, 14:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Makam Wakaf Muslim di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018) Kompas.com/Sherly PuspitaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Makam Wakaf Muslim di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan pengalamannya saat membujuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengambil Kejar Paket C guna mendapatkan ijazah SMA.

Anies yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pendidikaan dan Kebudayaan menyampaikan hal tersebut saat bertemu Susi pada suatu rapat kabinet. Di situ, Anies langsung meminta Susi untuk mendaftarkan diri.

"Saya bilang 'Ibu Susi daftar Kejar Paket C, saya dukung, siap enggak? tahun depan ujian'. Beliau langsung ketawa khasnya Bu Susi, 'enggak lah' katanya," ujar Anies, usai menghadiri kegiatan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) DKI Jakarta di Jakarta Selatan, Sabtu (14/7/2018).

Baca juga: Raih Ijazah Paket C, Susi Jadi Lulusan Terbaik dari 569 Peserta Ujian

Anies menyebut, dia mengatakan kepada Susi bahwa ijazah yang didapat nantinya tidak hanya untuk Susi, tapi bisa memotivasi masyarakat lainnya agar tidak sungkan untuk mengambil Kejar Paket C meski telah berumur.

Anies mengatakan, dengan memiliki ijazah SMA, masyarakat lebih mudah mendapatkan lapangan kerja. Mendengar hal itu, kata Anies, Susi akhirnya mau untuk mendaftar.

"Jadi, saya perlu Bu Susi ambil Paket C sampai lulus supaya nanti bisa jadi contoh. 'Lihat, Bu Susi saja mau'. Kalau Bu Susi saja mau, meyakinkan yang lain mudah. Terus, dia (Susi) mikir, 'ya sudah deh kalau gitu'," ujar Anies.

"Setiap bertemu saya, selalu dia bilang 'saya masih loh Mas sampai tuntas', dan alhamdulillah, sudah tuntas," ujar Anies.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Jumat (13/7/2018), berhasil mendapatkan ijazah Kejar Paket C dari PKBM Bina Pandu Mandiri, Ciamis. Sebelum mendapatkan ijazah tersebut, Menteri Susi mengikuti ujian pada 11-13 Mei lalu.

Baca juga: Susi Bentuk Pandu Laut Nusantara, Wadah Komunitas Pecinta Laut

 

Saat berbincang dengan Kompas.com, Susi mengaku senang mendapatkan ijazah tersebut. Tak hanya itu, dia juga menjadi lulusan terbaik dari 569 peserta yang mengikuti tes Kejar Paket C.

"Karatan saja masih yang terbaik, hahaha...," kata Susi.

Susi merupakan anggota Kabinet Kerja sejak 2014. Meskipun tidak memiliki pendidikan formal, Presiden Joko Widodo memercayakan jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan kepadanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Ditangkap

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Ditangkap

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Djeni Hendak Tipu Pemodal Asal Bandung Rp 1,5 Miliar

Sebelum Ditangkap, Djeni Hendak Tipu Pemodal Asal Bandung Rp 1,5 Miliar

Megapolitan
Jaksa Agung Siap Terima Berkas Kasus Penusukan Wiranto

Jaksa Agung Siap Terima Berkas Kasus Penusukan Wiranto

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ponsel di Wilayah Kebon Jeruk

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ponsel di Wilayah Kebon Jeruk

Megapolitan
Ketika Dijenguk Jaksa Agung, Wiranto Nostalgia Kenangan Tugas di Jawa Timur

Ketika Dijenguk Jaksa Agung, Wiranto Nostalgia Kenangan Tugas di Jawa Timur

Megapolitan
Berawal Lihat-lihatan, Pria di Bekasi Tewas Ditusuk Pria Lansia

Berawal Lihat-lihatan, Pria di Bekasi Tewas Ditusuk Pria Lansia

Megapolitan
Bayar Uang Sekolah, Alasan Perampok Bercelurit di Bekasi Satroni Tempat Cuci Steam

Bayar Uang Sekolah, Alasan Perampok Bercelurit di Bekasi Satroni Tempat Cuci Steam

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Megapolitan
Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Megapolitan
Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Megapolitan
DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

Megapolitan
Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Megapolitan
Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X