Kompas.com - 21/09/2018, 08:56 WIB
Sebuah bus transjakarta, minitrans terguling di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB. Kompas.com/Sherly PuspitaSebuah bus transjakarta, minitrans terguling di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah bus transjakarta tipe minitrans Koridor 6A trayek Blok M-Stasiun Manggarai terguling di depan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018) siang.

Maruli Simanjuntak diketahui sebagai sopir bus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, saat itu Maruli kehilangan kendali.

Baca juga: Sopir Minitrans yang Terguling di Jalan Gatot Subroto Diamankan Polisi

Meski demikian, ia belum menjelaskan penyebab Maruli kehilangan kendali.

Seorang penumpang pernama Tyas (18) mengaku duduk tepat di belakang sopir sebelum kecelakaan terjadi.

Ia merasa bus bergoyang tak wajar sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polisi: Minitrans Terguling karena Sopir Out of Control

"Iya kelihatannya (sopir mengantuk), jalannya sudah mulai goyang-goyang begitu," kata Tyas saat ditemui, Kamis.

Sebuah bus transjakarta, minitrans terguling di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, blok pembatas jalur rusak.Kompas.com/Sherly Puspita Sebuah bus transjakarta, minitrans terguling di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, blok pembatas jalur rusak.
Ia mengatakan, setiba di depan Kantor Pajak, minitrans membentur pembatas jalur transjakarta yang terletak di samping kiri bus.

Karena benturan, bus tersebut terguling ke arah kanan.

Baca juga: 4 Orang Luka Akibat Bus Minitrans Terguling di Gatot Subroto

Tyas mengaku tertimpa penumpang lain yang duduk di bangku kiri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Pfizer dan Moderna di Depok Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Jemput Bola Vaksinasi

Vaksin Pfizer dan Moderna di Depok Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Jemput Bola Vaksinasi

Megapolitan
Polisi Sebut Volume Kendaraan di Jakarta Meningkat hingga 40 Persen

Polisi Sebut Volume Kendaraan di Jakarta Meningkat hingga 40 Persen

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Megapolitan
6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

Megapolitan
Pengakuan Debt Collector Pinjol Edit Foto Nasabah Jadi Pornografi Saat Tagih Utang

Pengakuan Debt Collector Pinjol Edit Foto Nasabah Jadi Pornografi Saat Tagih Utang

Megapolitan
Alasan Polisi Jerat 6 Pegawai Pinjol Ilegal di Cengkareng Pakai UU ITE dan Pornografi

Alasan Polisi Jerat 6 Pegawai Pinjol Ilegal di Cengkareng Pakai UU ITE dan Pornografi

Megapolitan
20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

Megapolitan
Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.