Petugas UPK Badan Air Temukan Ikan Arwana Berwarna Emas di Utan Kayu

Kompas.com - 15/02/2019, 14:13 WIB
Petugas UPK Badan Air menemukan seekor ikan arwana di Kali Utan Kayu, Kamis (14/2/2019).Dokumentasi/ UPK Badan Air Petugas UPK Badan Air menemukan seekor ikan arwana di Kali Utan Kayu, Kamis (14/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas UPK Badan Air menemukan seekor ikan arwana berwarna emas di Kali Utan Kayu, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019) siang.

Petugas UPK Badan Air Teten menyatakan, ikan sepanjang 70 sentimeter itu ditemukan ketika petugas melakukan pembersihan Kali Utan Kayu.

"Mereka itu sedang rutin membersihkan Utan Kayu, tiba-tiba muncul ikan arwana. Akhirnya ditangkap sama mereka," kata Teten kepada Kompas.com, Jumat (15/2/2019).

Baca juga: Petugas UPK Badan Air Temukan Ikan Arwana di Kali Item, Ditawar hingga Rp 8 Juta

Teten mengatakan, ikan tersebut muncul ketika petugas mengobok air. Ikan itu muncul dengan sendirinya tanpa tersangkut sampah yang berada di sungai.

Teten menuturkan, kejadian kemarin merupakan penemuan ikan arwana pertama di Kali Utan Kayu. Namun, ia tidak mengetahui mengapa ikan arwana itu bisa muncul di kali tersebut.

"Apakah ikan itu sengaja dilepas atau emang ikan tumbuh di situ kami enggak tahu secara persis. Pastinya, ikan itu bisa hidup di sana, kemarin hidup saat diangkat," kata Teten.

Menurut Teten, ikan itu bisa hidup di Kali Utan Kayu karena kondisi sungai yang terbilang cukup bersih dibanding sungai lainnya.



Terkini Lainnya

Melihat Ritual Unggahan Masyarakat Adat Bonokeling, Jalan Kaki Puluhan Kilometer untuk Ziarah ke Makam Leluhur

Melihat Ritual Unggahan Masyarakat Adat Bonokeling, Jalan Kaki Puluhan Kilometer untuk Ziarah ke Makam Leluhur

Regional
Mengintip Hasil Perhitungan Suara Pileg 2019 di Singapura

Mengintip Hasil Perhitungan Suara Pileg 2019 di Singapura

Internasional
5 Fakta Pengantar Galon Air Jadi Anggota DPRD, Uang Bukan Faktor Utama hingga Kalahkan Ketua DPC Demokrat

5 Fakta Pengantar Galon Air Jadi Anggota DPRD, Uang Bukan Faktor Utama hingga Kalahkan Ketua DPC Demokrat

Regional
Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Kawasan Cililitan

Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Kawasan Cililitan

Megapolitan
3 Tahun Pemilu Terus, Ketua Komisi II Soroti Polarisasi di Masyarakat

3 Tahun Pemilu Terus, Ketua Komisi II Soroti Polarisasi di Masyarakat

Nasional
AS Buru Pria yang Tuangkan Bensin di Gedung Komunitas Muslim

AS Buru Pria yang Tuangkan Bensin di Gedung Komunitas Muslim

Internasional
Tunggak Gaji Mantan Pemain Rp 2,9 Miliar, Manajemen Sriwijaya FC Minta Maaf

Tunggak Gaji Mantan Pemain Rp 2,9 Miliar, Manajemen Sriwijaya FC Minta Maaf

Regional
Bantah Spekulasi Pertemuan Zulkifli dan Jokowi, PAN Tegaskan Tetap di Koalisi 02

Bantah Spekulasi Pertemuan Zulkifli dan Jokowi, PAN Tegaskan Tetap di Koalisi 02

Nasional
6 Fakta Sidang Sekjen KONI, Uang untuk Bayar Kuliah hingga Inisial untuk Menpora

6 Fakta Sidang Sekjen KONI, Uang untuk Bayar Kuliah hingga Inisial untuk Menpora

Nasional
Sudah 7 Orang Penyelenggara Pemilu di NTT Meninggal

Sudah 7 Orang Penyelenggara Pemilu di NTT Meninggal

Regional
PVMBG: Aktivitas Kegempaan Vulkanik Gunung Karangetang Masih Berfluktuasi

PVMBG: Aktivitas Kegempaan Vulkanik Gunung Karangetang Masih Berfluktuasi

Regional
Senin Pagi, Bendung Katulampa Berstatus Siaga 4

Senin Pagi, Bendung Katulampa Berstatus Siaga 4

Regional
Terekam Video, Simpanse Pintar Sedang Bermain Instagram

Terekam Video, Simpanse Pintar Sedang Bermain Instagram

Internasional
Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Regional
Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Megapolitan

Close Ads X