Kompas.com - 04/03/2019, 16:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertunjukan kesenian khas Bali bertajuk "Barongan, An Epic Underwater Show" akan dirampilkan di akuarium utama Sea World Ancol dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis (7/3/2019) mendatang.

Corporate Communications PT Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari menyatakan, pertunjukan itu bertujuan mengangkat kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, khususnya kebudayaan Bali.

"Kami ingin mengangkat tentang keberagaman budaya di Indonesia, kami lihat bahwa Hari Raya Nyepi itu adalah khas dengan kebudayaan Bali, maka kami angkat budaya Bali ke Sea World Ancol ini" kata Rika kepada wartawan, Senin (4/3/2019). 

Baca juga: Nyepi, Kawasan Wisata Bromo Akan Ditutup pada 7-8 Maret 2019

Meski bertajuk "Barongan, An Epic Underwater Show", pertunjukan itu juga menampilkan sejunlah pertunjukan Bali lainnya seperti tari pendet, tari kecak, dan musik rindik khas Bali.

Uniknya, kesenian-kesenian itu tak hanya ditampilkan di bawah air, namun juga ditampilkan di teater akuarium utama.

Rika mengatakan, pertunjukan itu merupakan buah kolaborasi antara Sea World Ancol dan Pura Aditya Jaya.

"Ini pertama kali diselenggarakan di Sea World Ancol dengan kolaborasi musik Bali dan kolaborasi barong air dan barong darat," ujar Rika.

Rika menyebut, pertunjukan serupa telah digelar tahun lalu, namun hanya menampilkan barong di bawah laut dengan ukuran yang tak sebesar saat ini.

"Tahun ini sudah kami kolaborasikan antara barong yang darat dengan yang laut dan dengan diiringi musik Bali dan tarian," kata Rika.

Baca juga: Nyepi di Bali, 468 Penerbangan Tak Beroperasi di Bandara Ngurah Rai

Pertunjukan tersebut ditampilkan setiap pukul 10.45 dan 13.45 WIB pada tanggal 7-10, 15, dan 16 Maret 2019 mendatang.

Namun, pada Kamis (7/3/2019) nanti hanya ada penampilan barong bawah air karena seniman lainnya tengah merayakan Nyepi.

Selain itu, pengunjung Sea World juga bisa mengikuti workshop Barong dan budaya Bali pada 8-10 Maret mulai pukul 14.00 WIB di teater akuarium utama setelah pertunjukan usai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Tangkap Menteri Khilafatul Muslimin

Polda Metro Jaya Tangkap Menteri Khilafatul Muslimin

Megapolitan
Untuk Pemilu 2024, Gerindra Targetkan 87 Orang Daftar Bakal Caleg Jakarta

Untuk Pemilu 2024, Gerindra Targetkan 87 Orang Daftar Bakal Caleg Jakarta

Megapolitan
Secara Informal, Ahmad Riza Patria Disebut Bakal Maju sebagai Calon Gubernur DKI

Secara Informal, Ahmad Riza Patria Disebut Bakal Maju sebagai Calon Gubernur DKI

Megapolitan
Kronologi Bengkel di Kosambi Tangerang Terbakar dan Mengakibatkan 1 Korban Tewas

Kronologi Bengkel di Kosambi Tangerang Terbakar dan Mengakibatkan 1 Korban Tewas

Megapolitan
Disebut Bakal Naik 3 Kali Lipat, Cek Harga Mi Instan di Pasar Baru Bekasi

Disebut Bakal Naik 3 Kali Lipat, Cek Harga Mi Instan di Pasar Baru Bekasi

Megapolitan
Disperindag Kota Bekasi Sebut Harga Mi Instan di Wilayah Bekasi Stabil

Disperindag Kota Bekasi Sebut Harga Mi Instan di Wilayah Bekasi Stabil

Megapolitan
Anak Disabilitas Diduga Korban Penganiayaan di Tangsel, Keluarga Pertanyakan Kelanjutan Laporan Kasus

Anak Disabilitas Diduga Korban Penganiayaan di Tangsel, Keluarga Pertanyakan Kelanjutan Laporan Kasus

Megapolitan
Belum Buka Pendaftaran Bakal Caleg Pemilu 2024, Gerindra DKI: Rencananya Sebelum Tutup Tahun

Belum Buka Pendaftaran Bakal Caleg Pemilu 2024, Gerindra DKI: Rencananya Sebelum Tutup Tahun

Megapolitan
Penumpang dengan Tarif Integrasi Diberi Waktu 45 Menit untuk Pindah Moda

Penumpang dengan Tarif Integrasi Diberi Waktu 45 Menit untuk Pindah Moda

Megapolitan
Sedang Direvitalisasi, Jembatan Cibubur Akan Dilengkapi Akses untuk Pejalan Kaki

Sedang Direvitalisasi, Jembatan Cibubur Akan Dilengkapi Akses untuk Pejalan Kaki

Megapolitan
Ini Alasan Kapolri Bubarkan Satgassus Merah Putih Polri, Satuan yang Dipimpin Ferdy Sambo

Ini Alasan Kapolri Bubarkan Satgassus Merah Putih Polri, Satuan yang Dipimpin Ferdy Sambo

Megapolitan
Jelang Pidato Presiden di Gedung Parlemen, 2.564 Anggota DPR, MPR, dan DPD Divaksinasi Booster

Jelang Pidato Presiden di Gedung Parlemen, 2.564 Anggota DPR, MPR, dan DPD Divaksinasi Booster

Megapolitan
Pertama Kali Dipanggil Sebagai Tersangka, Ferdy Sambo Diperiksa 7 Jam di Mako Brimob

Pertama Kali Dipanggil Sebagai Tersangka, Ferdy Sambo Diperiksa 7 Jam di Mako Brimob

Megapolitan
Protes Lapaknya Disomasi dan Tolak Pengosongan Lahan, Pemilik Tempat Hiburan Malam di Cakung Blokade Jalan

Protes Lapaknya Disomasi dan Tolak Pengosongan Lahan, Pemilik Tempat Hiburan Malam di Cakung Blokade Jalan

Megapolitan
Detik-detik Sebelum Penembakan Brigadir J: Usai Marah, Sambo Panggil Bripka RR dan Bharada E

Detik-detik Sebelum Penembakan Brigadir J: Usai Marah, Sambo Panggil Bripka RR dan Bharada E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.