Ini Tips agar Terhindar dari Copet Saat Liburan ke Tempat Wisata

Kompas.com - 06/06/2019, 15:41 WIB
Ribuan Pengunjung Memadati Taman Margasatwa Ragunan di H+1 Lebaran, Kamis (6/6/2019) KOMPAS.com / Walda MarisonRibuan Pengunjung Memadati Taman Margasatwa Ragunan di H+1 Lebaran, Kamis (6/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Pelaksana Promosi Kebun Binatang Ragunan Ketut Widarsono memberikan tips bagi pengunjung agar terhindar dari aksi copet di dalam taman.

Dia menyarankan bagi warga yang membawa tas "gemblok", untuk menaruh tasnya di depan. Hal tersebut agar bisa mengawasi barang bawaan dengan aman.

"Agar selalu waspada, kalaupun membawa tas tasnya mungkin diarahkan di bagian depan kali, dan jangan lupa suka-suka kalau gendong tas kan lupa kita. Selaku waspada aja," ujar dia saat ditemui di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, (6/6/2019).

Baca juga: Kamis Siang, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Tembus 72.000 Orang

Dia juga mengimbau agar tidak menggunakan perhiasan yang mencolok agar tidak mengundang aksi kriminal.

Menurutnya, aksi kirminal mungkin saja terjadi mengingat jumlah pengunjung Ragunan saat ini mencapai 72.000 orang.

"Makanya kita imbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan barang bawaan, membawa tas, atau dompet dan barang barang berharga agar selalu diawasi dijaga dengan baik," tambah dia.

Baca juga: Sampah Berserakan di Taman Margasatwa Ragunan, Ini Kata Pengelola

Untuk mengantisipasi tindak kriminalitas danmenjaga keamanan, pihaknya juga telah menyiapkan 60 kamera CCTV untuk memantau pergerakan di taman.

"60 kamera di semua titik taman. Salah satunya di loket, masjid dan tempat parkir," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X