Polisi: Aksi Massa di MK Tidak Punya Izin

Kompas.com - 27/06/2019, 11:17 WIB
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan di depan Gedung Bawaslu RI, Senin (27/5/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaKapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan di depan Gedung Bawaslu RI, Senin (27/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan menegaskan  massa di sekitar Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mempunyai izin menggelar aksi.

"Enggak ada (izin). Kami dari Polres Jakpus enggak keluarkan perizinan," ujar Harry di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).

Ia menyebut bahwa aksi ini bahkan tak diizinkan sejak Rabu (26/6/2019) kemarin. Namun para pengunjuk rasa tetap memenuhi Jalan Medan Merdeka Barat.

Baca juga: Massa Aksi di MK Datang dari Tegal hingga Surabaya

Harry pun menyebut bahwa massa mayoritas bukan dari wilayah DKI Jakarta.

"Tidak ada sudah perintah dari kemarin. Aksi unjuk rasa dari awal sidang MK enggak boleh," kata dia.

"Kemarin ada di Patung Kuda saya datang bersama Dandim ke sana menanyakan karena ternyata beberapa kelompok masyarakat setiap hari gantian dan sebagian besar orang tersebut atau melaksanakan aksi bukan dari Jakarta. Ada yang dari Jabar Banten dan sebagainya," jelasnya.

Ia menambahkan, jika nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan, polisi telah menyiapkan tindakan tegas.

Baca juga: Seruan agar Semua Pihak Hormati dan Terima Putusan MK

"Kita punya SOP dari imbauan sampai tindakan tegas dari undang-undang," kata dia.

Hingga saat ini massa terus bertambah memenuhi Jalan Medan Merdeka Barat.

Diketahui, MK akan memutuskan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandiaga pada Kamis (27/6/2019) hari ini.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X