Bapak Asuh yang Hamili Gadis 15 Tahun Letakkan Jasad Janin di Pot

Kompas.com - 04/07/2019, 16:02 WIB
Rumah 2 lantai yang dihuni oleh H, diduga pelaku yang menghamili anak asuhnya hingga meninggal di Perumahan Blue Safir, Rawalumbu, Bekasi Vitorio MantaleanRumah 2 lantai yang dihuni oleh H, diduga pelaku yang menghamili anak asuhnya hingga meninggal di Perumahan Blue Safir, Rawalumbu, Bekasi

BEKASI, KOMPAS.com - Pria berinisial H (60) yang menghamili anak asuhnya, EP (15) diduga meletakkan jasad bayinya di pot rumah. Adapun, EP meninggal bersama janin dalam kandungannya yang berusia 7 bulan.

"Iya betul di pot lantai 2, bayinya lahir normal sudah berbentuk bayi bukan aborsi. Semalam yang nangkep semua anggota kita," kata Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Agung Iswanto kepada Kompas.com, Kamis (4/7/2019) pagi.

Eks komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi Sopar Makmur juga mengatakan hal senada. Secara spesifik, Sopar menyebut bahwa bayi tak hanya diletakkan, melainkan dikubur di dalam pot tersebut.

"Mayat sang jabang bayi oleh pelaku bejat ini dikubur di dalam pot di lantai dua rumah almarhumah," kata Sopar lewat keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis pagi.

Baca juga: Dihamili Bapak Asuh, Gadis 15 Tahun Meninggal Dunia Bersama Janinnya

Kepala Bagian Humas Polres Metro Kota Bekasi Erna Rusing Andari mengungkapkan bahwa Polres Metro Kota Bekasi masih menyelidiki kasus ini. Diduga kuat, EP selama ini diasuh dan kerap tinggal di rumah H.

"Anak itu disekolahkan pelaku, dibiayai sekolah terus. Enggak tahu dari kapan, diduga hubugan gelap. Masih diselidiki apakah itu nikah siri, lagi diselidiki," ujar Erna saat dihubungi, Kamis pagi.

Sebelumnya, H ditangkap polisi di rumahnya di Perumahan Blue Safir, Rawalumbu, Bekasi Timur pada Rabu (3/7/2019) dini hari akibat perbuatannya. Dia kini diamankan di Polres Metro Kota Bekasi.

Gadis berinisial EP yang masih berusia 15 tahun meninggal di Rumah Sakit Rawalumbu bersama janin berusia 7 bulan di dalam kandungannya pada Selasa, satu hari sebelum H diringkus polisi.

"Dia hamil 7 bulan, terus mengeluh sakit. Saat dibawa ke RS, keduanya meninggal," ujar Erna.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Transjakarta Akui Keluar Jalur Saat Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Bajaj

Sopir Transjakarta Akui Keluar Jalur Saat Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Bajaj

Megapolitan
Anies Sebut 25 Juta Warga Berusaha Turunkan Penularan Covid-19, Berharap Tak Sia-sia

Anies Sebut 25 Juta Warga Berusaha Turunkan Penularan Covid-19, Berharap Tak Sia-sia

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Saat Lebaran 2020 Jadi yang Terbaik sejak 5 Tahun Terakhir

Kualitas Udara Jakarta Saat Lebaran 2020 Jadi yang Terbaik sejak 5 Tahun Terakhir

Megapolitan
Anies: Hampir 60 Persen Warga Jakarta Tak Berpergian Selama PSBB

Anies: Hampir 60 Persen Warga Jakarta Tak Berpergian Selama PSBB

Megapolitan
Warga Masuk Jakarta Harus Kantongi Izin, Anies: Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Warga Masuk Jakarta Harus Kantongi Izin, Anies: Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Megapolitan
Anies: Mereka yang Tak Punya SIKM Tak Diizinkan Masuk Jakarta

Anies: Mereka yang Tak Punya SIKM Tak Diizinkan Masuk Jakarta

Megapolitan
Anies: Jakarta Hadapi Gelombang Kedua Covid-19 bila Kita Mulai Bebas Bepergian

Anies: Jakarta Hadapi Gelombang Kedua Covid-19 bila Kita Mulai Bebas Bepergian

Megapolitan
37.642 Pengendara Tercatat Mencoba Keluar Jadetabek Selama PSBB

37.642 Pengendara Tercatat Mencoba Keluar Jadetabek Selama PSBB

Megapolitan
Sudah Dua Hari Satpol PP Halau PKL yang Berdagang di Kota Tua

Sudah Dua Hari Satpol PP Halau PKL yang Berdagang di Kota Tua

Megapolitan
53 Persen Penghuni Rutan di Depok Dapat Remisi Idul Fitri

53 Persen Penghuni Rutan di Depok Dapat Remisi Idul Fitri

Megapolitan
Rem Blong, Bajaj Tabrak Bus Transjakarta, 1 Penumpang Tewas

Rem Blong, Bajaj Tabrak Bus Transjakarta, 1 Penumpang Tewas

Megapolitan
PSBB Bogor, Depok, Bekasi untuk Sementara Diperpanjang sampai 29 Mei, Sesuai PSBB Jabar

PSBB Bogor, Depok, Bekasi untuk Sementara Diperpanjang sampai 29 Mei, Sesuai PSBB Jabar

Megapolitan
275 Pengendara Tercatat Langgar PSBB pada Hari Lebaran

275 Pengendara Tercatat Langgar PSBB pada Hari Lebaran

Megapolitan
PSBB Depok Diperpanjang 3 Hari

PSBB Depok Diperpanjang 3 Hari

Megapolitan
Hari Pertama Lebaran, 2.727 Kendaraan Mencoba Keluar Jadetabek

Hari Pertama Lebaran, 2.727 Kendaraan Mencoba Keluar Jadetabek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X