Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Kompas.com - 16/07/2019, 20:34 WIB
Seorang WNA asal Cina alami kecelakaan lalulintas di Jalan Jendral Sudriman, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019)Dok Polda Metro Jaya Seorang WNA asal Cina alami kecelakaan lalulintas di Jalan Jendral Sudriman, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga negara asing mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat pada Selasa (16/7/2019).

Pengemudi tersebut bernama Qui Wenchao dan tercatat tinggal di Kedubes Republik Rakyat China, Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Hal tersebut dibenarkan Kasubdit Bid Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta Selasa.

Kecelakaan ini bermula ketika Qui Wenchao sedang mengendarai mobil Toyota Rush putih bernomor polisi CD 25 130.


Seorang WNA asal Cina alami kecelakaan lalulintas di Jalan Jendral Sudriman, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019)Dok Polda Metro Jaya Seorang WNA asal Cina alami kecelakaan lalulintas di Jalan Jendral Sudriman, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019)

Ketika itu, Qui Wenchao mengendarai mobilnya dari arah Utara ke Selatan. Saat sampai tepat di depan gedung Mandiri, dia berusaha menghindar mobil yang ada di depannya.

Dia pun secara reflek membanting kemudi ke arah kanan. Namun, bukan jalan lenggang yang ada di depannya tetapi malah sebuah separator Bus Trans Jakarta.

"Kendaraan Toyota Rush No Pol CD 25 130  membanting stir ke kanan menabrak pembatas Jalur Busway hingga terbalik, ban kanan diatas, akibat kecelakaan tersebut kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan," ucap dia.

Pengemudi pun tidak mengalami luka serius kibat kejadian ini. Hingga saat ini, polisi telah mendatangkan lokasi kecelakaan guna mengamankan kendaraan serta memeriksa beberapa saksi yang ada di lokasi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Megapolitan
Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Megapolitan
Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Megapolitan
Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Megapolitan
Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Megapolitan
Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Megapolitan
Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Megapolitan
Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Megapolitan
KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Megapolitan
Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Megapolitan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Megapolitan
Anak Dwi Koen Bertekad Teruskan Komik Panji Koming

Anak Dwi Koen Bertekad Teruskan Komik Panji Koming

Megapolitan
Korban Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Akan Diperiksa di Rumah Sakit

Korban Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Akan Diperiksa di Rumah Sakit

Megapolitan
DPRD: Imbas Putusan MA, Trotoar Tak Boleh Lagi Dijadikan Tempat Jualan PKL

DPRD: Imbas Putusan MA, Trotoar Tak Boleh Lagi Dijadikan Tempat Jualan PKL

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X