Sutiyoso Mengaku Sedih Belum Bisa Jenguk Habibie

Kompas.com - 12/09/2019, 07:14 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIMantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007, Letjen (Purn) Sutiyoso menyesal tidak dapat menjenguk Presiden ke-3 RI BJ Habibie di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

Padahal, Sutiyoso sudah berencana menjenguk mantan atasannya itu pada Selasa (10/9/2019) lalu.

"Selasa sore sebenarnya aku minat untuk besuk ke rumah sakit, itu amat kuat. Aku sudah pakai batik, tapi di situ aku terus berpikir aku ini siapa. Aku ini siapa lagi sekarang, aku ini bukan siapa-siapa kalau sudah datang di sana lalu tidak boleh masuk kan malu," kata Sutiyoso saat dihubungi Kompas.com, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Kondisi Habibie Membaik Sebelum Meninggal, Ini Kata Sains

Bang Yos, sapaan akrabnya, tahu betul situasi rumah sakit saat itu. Hanya beberapa kerabat dan keluarga saja yang diizinkan pihak keluarga untuk bisa jenguk langsung Habibie.

Merasa bukan siapa-siapa lagi, Sutiyoso pun mengurungkan niat untuk menjenguk. Dirinya sempat mengirimkan pesan ke salah satu dokter RSPAD untuk membantunya membesuk Habibie, namun pesan tersebut belum direspons hingga kini

Keesokan harinya Bang Yos bertolak ke Solo, Jawa Tengah, untuk menjenguk salah satu kerabat yang ada di sana pada Rabu (12/9/2019) siang.

"Ada teman baik saya di Solo sakit, saya nengok, tak tengok, dapat pesawat tadi siang. Terus, padahal aku pengin pulang pagi enggak bisa, pesawat datangnya sore lagi baru dapat tiket, makanya saya sedih," ujarnya.

Itu sebabnya, Bang Yos menyesal karena belum bisa menjenguk dan mengantarkan Habibie langsung ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca juga: Mendikbud: BJ Habibie Menginspirasi Jutaan Orang, Sulit Tergantikan

"Saya nyesel saja enggak bisa antar beliau, ya paling enggak kan tadinya aku mau di rumah atau paling telat aku itu bisa di Taman Makam Pahlawan Kalibata tapi memang kita sebagai sahabat ya beliau bukan atasan saya saja, dulu kan sebagai presiden dan juga sahabat," tutup Sutiyoso.

Sebelumnya, Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu pukul 18.03 WIB.

Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.

Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Dibangun, Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar Lagi, Apa yang Terjadi?

Baru Dibangun, Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar Lagi, Apa yang Terjadi?

Megapolitan
Mungkinkah DKI Terapkan Urban Renewal yang Dijanjikan Anies di Lokasi Penggusuran di Sunter Agung?

Mungkinkah DKI Terapkan Urban Renewal yang Dijanjikan Anies di Lokasi Penggusuran di Sunter Agung?

Megapolitan
Pelaku Pencurian di Kantor Katadata Ambil Decorder CCTV

Pelaku Pencurian di Kantor Katadata Ambil Decorder CCTV

Megapolitan
Sanksi bagi Penyerobot Jalur Sepeda Diterapkan Mulai Hari Ini

Sanksi bagi Penyerobot Jalur Sepeda Diterapkan Mulai Hari Ini

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN} Anggota Satpol PP DKI Bobol ATM I Mengapa 10 Pabrik Sepatu Pindah dari Banten I Kusni Kasdut, Pejuang Kemerdekaan yang Jadi Penjahat

[POPULER MEGAPOLITAN} Anggota Satpol PP DKI Bobol ATM I Mengapa 10 Pabrik Sepatu Pindah dari Banten I Kusni Kasdut, Pejuang Kemerdekaan yang Jadi Penjahat

Megapolitan
Awas Kena Tilang, Ini Informasi Lengkap Seputar Jalur Sepeda di Jakarta

Awas Kena Tilang, Ini Informasi Lengkap Seputar Jalur Sepeda di Jakarta

Megapolitan
7 Fakta Seputar Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Bekasi

7 Fakta Seputar Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Bekasi

Megapolitan
BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Menikmati Sore di Setu Sawangan, Depok yang 'Diselimuti' Azolla Pinnata...

Menikmati Sore di Setu Sawangan, Depok yang "Diselimuti" Azolla Pinnata...

Megapolitan
Seorang Pria Babak Belur Dipukuli Preman Saat Antar Kekasih Pulang

Seorang Pria Babak Belur Dipukuli Preman Saat Antar Kekasih Pulang

Megapolitan
Nasib 12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Ditentukan Setelah Pemeriksaan

Nasib 12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Ditentukan Setelah Pemeriksaan

Megapolitan
Gaji PNS DKI Capai 28 Juta, Lulusan IPDN Berbondong-bondong Incar Posisi di Jakarta

Gaji PNS DKI Capai 28 Juta, Lulusan IPDN Berbondong-bondong Incar Posisi di Jakarta

Megapolitan
54 Raperda Diusulkan pada 2020, Ketua DPRD DKI Minta Dipangkas

54 Raperda Diusulkan pada 2020, Ketua DPRD DKI Minta Dipangkas

Megapolitan
228 Mobil Mewah di Jakarta Barat Tunggak Pajak

228 Mobil Mewah di Jakarta Barat Tunggak Pajak

Megapolitan
Gudang Kayu di Bekasi Ludes Dilalap Api Pembakaran Sampah

Gudang Kayu di Bekasi Ludes Dilalap Api Pembakaran Sampah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X