Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

Kompas.com - 22/01/2020, 15:54 WIB
Mall Cipinang Indah, Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, masih tutup, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIMall Cipinang Indah, Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, masih tutup, Rabu (15/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pekan pascabanjir pada 1 Januari 2020 lalu, Mal Cipinang Indah di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, masih belum beroperasi atau tutup, Rabu (22/1/2020).

Belum beroperasinya mal tersebut akibat kerusakan pada instalasi listrik yang berada di lantai basement.

"Untuk Mall Cipinang di sisi gardu PLN aman dan normal. Sisi instalasi pelanggan yang berada di basement masih belum pulih pasca terendam banjir," kata Senior Manager General Affairs PLN UID Jakarta Raya Tris Yanuarsyah dalam keterangannya, Rabu.

Baca juga: Mal Cipinang Indah Masih Tutup Pascabanjir, Wali Kota: Wilayah Resapan Air Kenapa Dibangun?

Saat ini, PLN tengah menyuplai tegangan listrik rendah ke mal tersebut guna kebutuhan penerangan, pompa air, dan lainnya.

"Untuk saat ini PLN supply dengan tegangan rendah (PDR) daya 197 kVA untuk kebutuhan penerangan dan pompa air, dan kebutuhan listrik untuk bekerja dalam rangka pemulihan peralatan mereka," ujar Tris.

Hingga saat ini, pihak Mal Cipinang Indah masih berupaya memperbaiki instalasi listrik yang belum pulih tersebut.

"Saat ini pihak Mal Cipinang Indah sedang melakukan perbaikan di kubikel TM, Trafo, Kubikel TR, dan Chiller," ujar Tris.

Baca juga: Tiga Pekan Pascabanjir, Mall Cipinang Indah Masih Tutup



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X