Pintu Air Karet Siaga 1, Warga Bantaran Sungai Diimbau Antisipasi Banjir

Kompas.com - 25/02/2020, 08:04 WIB
Suasana di Pintu Air Karet, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2016). Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (20/2/2017) malam hingga Selasa menyebabkan debit air di beberapa pintu air meningkat. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana di Pintu Air Karet, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2016). Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (20/2/2017) malam hingga Selasa menyebabkan debit air di beberapa pintu air meningkat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pintu Air Karet, Jakarta, berstatus Siaga 1 (Awas) dengan ketinggian air 700 sentimeter pada Selasa (25/2/2020) pukul 07.00 WIB.

Hal tersebut diketahui berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Saat ini, cuaca di Pintu Air Karet masih hujan.

Dinas Sumber Daya Air melalui akun Twitter @DinasSDAJakarta juga menginformasikan, Pintu Air Manggarai dan Pos Pantau Angke Hulu berstatus Siaga 2.

Baca juga: Banjir Selasa Pagi, 326 Gardu PLN di Jakarta dan Bekasi Dipadamkan

Ketinggian air di Pintu Air Manggarai pada pukul 07.00 WIB adalah 955 sentimeter dengan kondisi masih hujan, sedangkan ketinggian air di Pos Pantau Angke Hulu pada jam yang sama yakni 300 sentimeter.

Sementara itu, Pintu Air Marina, Pasar Ikan, Sunter Hulu, dan Pulogadung berstatus Siaga 3 (Waspada).

Terakhir, Bendung Katulampa, Pos Pantau Pesanggrahan, Depok, Krukut Hulu, Waduk Pluit, dan Cipinang Hulu berstatus Siaga 4 atau Normal.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta telah memberikan peringatan dini sejak pukul 01.00 WIB, saat Pintu Air Karet masih berstatus Siaga 3.

BPBD Jakarta melalui akun Twitter @BPBDJakarta mengimbau warga di wilayah bantarai sungai sepanjang aliran Pintu Air Karet, yakni Grogol, Palmerah, Kalianyar, Karet Tengsin, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Petamburan, dan Tomang untuk mengantisipasi potensi banjir.

BPBD juga sudah memberikan peringatan dini bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran kali akibat kenaikan tinggi muka air di Pos Pantau Angke Hulu.

Baca juga: Jakarta Banjir Selasa Pagi, Hindari Ruas Jalan Berikut Ini

"Diimbau kepada warga sepanjang bantaran sungai agar waspada dan hati-hati terhadap potensi banjir," demikian peringatan dini yang disampaikan petugas BPBD Jakarta melalui disaster early warning system (DEWS), dikutip dari video yang diunggah di akun Twitter BPBD Jakarta.

Warga yang diminta waspada di sepanjang aliran Pos Pantau Angke Hulu adalah warga Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kaliangke.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PHRI DKI Jakarta: 30 Hotel Siap Tampung Isolasi Pasien OTG Covid-19

PHRI DKI Jakarta: 30 Hotel Siap Tampung Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
9 PPSU Bukit Duri Positif Covid-19, Rekan Kerja dan Warga Patungan Beri Bantuan

9 PPSU Bukit Duri Positif Covid-19, Rekan Kerja dan Warga Patungan Beri Bantuan

Megapolitan
Muhamad Siap Dukung Keputusan Pemerintah jika Pilkada Tangsel Harus Ditunda

Muhamad Siap Dukung Keputusan Pemerintah jika Pilkada Tangsel Harus Ditunda

Megapolitan
Gugus Tugas: Klaster Covid-19 di Pabrik Epson Cikarang Berawal Kunjungan Kerja dari Luar

Gugus Tugas: Klaster Covid-19 di Pabrik Epson Cikarang Berawal Kunjungan Kerja dari Luar

Megapolitan
Sepekan Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Terbanyak Ada di Jakarta Pusat

Sepekan Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Terbanyak Ada di Jakarta Pusat

Megapolitan
Imam Budi Minta Kepastian Nasib Pilkada Depok di Tengah Pandemi Covid-19

Imam Budi Minta Kepastian Nasib Pilkada Depok di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Angkot Hanya Bisa Angkut 5 Penumpang Saat PSBB Jakarta, Melanggar Kena Sanksi hingga Rp 150 Juta

Angkot Hanya Bisa Angkut 5 Penumpang Saat PSBB Jakarta, Melanggar Kena Sanksi hingga Rp 150 Juta

Megapolitan
Polisi Periksa Rekaman CCTV Bandara Soetta Berkait Pelecehan Seksual Saat Rapid Test

Polisi Periksa Rekaman CCTV Bandara Soetta Berkait Pelecehan Seksual Saat Rapid Test

Megapolitan
Polda Metro Bentuk Tim Khusus Buru Bandar Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Buru Bandar Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Pemprov DKI Kian Masif Gerebek Lumpur Jelang Musim Hujan

Pemprov DKI Kian Masif Gerebek Lumpur Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Tempat Tak Memadai Akan Dijemput ke Stadion Patriot Chandrabaga

Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Tempat Tak Memadai Akan Dijemput ke Stadion Patriot Chandrabaga

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Viral di Media Sosial

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Viral di Media Sosial

Megapolitan
Siap Terapkan Protokol Kesehatan, Benyamin Davnie Tak Setuju Pilkada Tangsel Ditunda

Siap Terapkan Protokol Kesehatan, Benyamin Davnie Tak Setuju Pilkada Tangsel Ditunda

Megapolitan
Belum Bayar Uang Kos, Motif Pasangan Kekasih Fajri dan Laeli Mutilasi Rinaldi

Belum Bayar Uang Kos, Motif Pasangan Kekasih Fajri dan Laeli Mutilasi Rinaldi

Megapolitan
369 Karyawan Pabrik Epson Cikarang Terpapar Covid-19

369 Karyawan Pabrik Epson Cikarang Terpapar Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X