Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penumpang Harap Pemeriksaan Suhu Badan Tak Hanya di Stasiun MRT Lebak Bulus

Kompas.com - 04/03/2020, 19:11 WIB
Walda Marison,
Jessi Carina

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengguna MRT Jakarta hari ini melakukan pemeriksaan suhu badan di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Pemeriksaan Ini dilakukan guna mengantisipasi masuknya penumpang dengan indikasi pengidap virus Corona ke dalam kereta.

Beberapa penumpang menanggapi positif upaya MRT dalam mengantisipasi virus tersebut.

Salah satu penumpang, Andi (29), menilai pemeriksaan tersebut merupakan tindakan wajar guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Penumpang di Stasiun MRT Lebak Bulus Diperiksa Suhu Badannya

"Ya wajar sih karena kan namanya pencegahan. Ya istilah lebih baik mencegah dari pada sudah terlanjur terjadi. Kalau mencegah setelah terjadi kasus namanya kaya pemadam kebakaran," kata dia saat ditemui di stasiun MRT Lebak Bulus, Rabu (4/3/2020).

Namun dia berharap pemeriksaan ini tidak hanya dilakukan di Stasiun MRT Lebak Bulus saja. Seharusnya stasiun lain juga menerapkan hal yang sama.

"Lebih bagus jika diberlakukan di semua stasiun ya. Sama mungkin menggunakan alat lebih canggih seperti pendeteksi suhu dengan radius tertentu. Jadi lebih efektif mana yang demam dan enggak," tambah dia.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, PT MRT Larang Penumpang Bersuhu Badan Tinggi Naik Kereta

Hal senada juga dikatakan Hardi (21). Pria yang ingin menuju Stasiun Bundaran HI ini juga berharap pemeriksaan suhu badan diberlakukan di semua stasiun.

Bahkan dia menyarankan pihak MRT membuat satu ruangan khusus bagi warga yang demam dan suhu badannya tinggi.

"Lebih baik di semua stasiun diberlakukan pemeriksaan suhu. Karena kan naik turun bukan di sini saja. Ya mungkin juga penumpang diberikan masker dan ruangan dibuatkan isolasi jikalau ada yang demam juga," ucap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemprov DKI Diingatkan Jangan Asal 'Fogging' buat Atasi DBD di Jakarta

Pemprov DKI Diingatkan Jangan Asal "Fogging" buat Atasi DBD di Jakarta

Megapolitan
April Puncak Kasus DBD, 14 Pasien Masih Dirawat di RSUD Tamansari

April Puncak Kasus DBD, 14 Pasien Masih Dirawat di RSUD Tamansari

Megapolitan
Bakal Diusung Jadi Cawalkot Depok, Imam Budi Hartono Harap PKS Bisa Menang Kelima Kalinya

Bakal Diusung Jadi Cawalkot Depok, Imam Budi Hartono Harap PKS Bisa Menang Kelima Kalinya

Megapolitan
“Curi Start” Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura Pakai Foto Editan

“Curi Start” Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura Pakai Foto Editan

Megapolitan
Stok Darah Bulan Ini Menipis, PMI Jakbar Minta Masyarakat Berdonasi untuk Antisipasi DBD

Stok Darah Bulan Ini Menipis, PMI Jakbar Minta Masyarakat Berdonasi untuk Antisipasi DBD

Megapolitan
Trauma, Pelajar yang Lihat Pria Pamer Alat Vital di Jalan Yos Sudarso Tak Berani Pulang Sendiri

Trauma, Pelajar yang Lihat Pria Pamer Alat Vital di Jalan Yos Sudarso Tak Berani Pulang Sendiri

Megapolitan
Seorang Pria Pamer Alat Vital di Depan Pelajar yang Tunggu Bus di Jakut

Seorang Pria Pamer Alat Vital di Depan Pelajar yang Tunggu Bus di Jakut

Megapolitan
Nasib Tragis Bocah 7 Tahun di Tangerang, Dibunuh Tante Sendiri karena Dendam Masalah Uang

Nasib Tragis Bocah 7 Tahun di Tangerang, Dibunuh Tante Sendiri karena Dendam Masalah Uang

Megapolitan
Resmi, Imam Budi Hartono Bakal Diusung PKS Jadi Calon Wali Kota Depok

Resmi, Imam Budi Hartono Bakal Diusung PKS Jadi Calon Wali Kota Depok

Megapolitan
Menguatnya Sinyal Koalisi di Pilkada Bogor 2024..

Menguatnya Sinyal Koalisi di Pilkada Bogor 2024..

Megapolitan
Berkoalisi dengan Gerindra di Pilkada Bogor, PKB: Ini Cinta Lama Bersemi Kembali

Berkoalisi dengan Gerindra di Pilkada Bogor, PKB: Ini Cinta Lama Bersemi Kembali

Megapolitan
Pedagang Maju Mundur Jual Foto Prabowo-Gibran, Ada yang Curi 'Start' dan Ragu-ragu

Pedagang Maju Mundur Jual Foto Prabowo-Gibran, Ada yang Curi "Start" dan Ragu-ragu

Megapolitan
Pagi Ini, Lima RT di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan dan Luapan Kali

Pagi Ini, Lima RT di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan dan Luapan Kali

Megapolitan
Cek Psikologi Korban Pencabulan Ayah Tiri, Polisi Gandeng UPTP3A

Cek Psikologi Korban Pencabulan Ayah Tiri, Polisi Gandeng UPTP3A

Megapolitan
Hampir Lukai Warga dan Kakaknya, ODGJ di Cengkareng Dievakuasi Dinsos

Hampir Lukai Warga dan Kakaknya, ODGJ di Cengkareng Dievakuasi Dinsos

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com