PT KAI Batalkan 44 Perjalanan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Kompas.com - 31/03/2020, 18:40 WIB
Suasana di Stasiun Gambir pada musim mudik lebaran, Selasa (20/6/2017). Stasiun Gambir merupakan satu dari dua stasiun pemberangkatan kereta jarak jauh dari Jakarta. Kompas.com/Alsadad RudiSuasana di Stasiun Gambir pada musim mudik lebaran, Selasa (20/6/2017). Stasiun Gambir merupakan satu dari dua stasiun pemberangkatan kereta jarak jauh dari Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia ( KAI) membatalkan 44 perjalanan kereta api jarak jauh dari Jakarta dari tanggal 1 April hingga 1 Mei 2020.

Kepala Humas PT KAI Eva Chairunisa mengatakan, pembatalan itu menambah jumlah kereta yang dibatalkan sebelumnya yang tercatat 28 kereta.

"Melihat penurunan volume penumpang yang mencapai hingga 80 persen, PT KAI Daop 1 Jakarta, kembali menambahkan daftar KA Jarak Jauh yang dibatalkan perjalanannya menjadi 44 KA untuk periode yang sama," kata Eva dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).

Pada waktu normal terdapat 67 jadwal perjalanan KA Jarak Jauh di area Daop 1 Jakarta, di antaranya 37 KA dari Stasiun Gambir, 27 KA Stasiun Pasar Senen dan tiga KA dari Stasiun Jakarta Kota.

Baca juga: Perjalanan Kereta Jarak Jauh Periode 1 April-1 Mei dari Jakarta Batal, Penumpang Bisa Refund 100 Persen

Sementara jadwal yang dibatalkan merupakan 27 KA keberangkatan Gambir, 14 KA dari Pasarsenen dan tiga KA dari Jakarta Kota.

Menurut Eva, turunnya volume penumpang ini sudah sesuai dengan keinginan pemerintah yang hendak mengurangi mobilitas warga selama pandemik Covid-19

"Sebagai gambaran volume penumpang dalam satu hari untuk Stasiun Gambir pada waktu normal dapat mencapai hingga 15 ribu penumpang. Namun untuk saat ini total jumlah penumpang per hari berkisar sekitar 1.000 orang untuk keberangkatan," ucap Eva.

Sementara untuk Stasiun Pasar Senen dari rata-rata volume penumpang biasanya mencapai 17 ribu penumpang. Saat ini total jumlah penumpang per hari berkisar sekitar 4.000 orang untuk keberangkatan.

Bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan KA pada kurun waktu tersebut dapat mengajukan pengembalian bea tiket secara penuh, 100 persen, di luar bea pesan.

PT KAI tidak mengalihkan penumpang yang jadwalnya batal ke perjalanan KA lainnya. Namun penumpang dapat melakukan pembelian tiket dengan jadwal KA lain secara mandiri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Hujan Lebat di Jakarta dan Sekitarnya, Ini Penjelasan BMKG

Sering Hujan Lebat di Jakarta dan Sekitarnya, Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
Soal Penanganan Covid-19, Epidemiolog: Depok Harus Dibantu Jakarta

Soal Penanganan Covid-19, Epidemiolog: Depok Harus Dibantu Jakarta

Megapolitan
Kedapatan Layani Dine In, Sebuah Restoran di Hotel Rawamangun Ditutup Tiga Hari

Kedapatan Layani Dine In, Sebuah Restoran di Hotel Rawamangun Ditutup Tiga Hari

Megapolitan
SDA Jakpus Rencanakan Buat Pintu Air Cegah Kembali Genangan di TPU Karet Bivak

SDA Jakpus Rencanakan Buat Pintu Air Cegah Kembali Genangan di TPU Karet Bivak

Megapolitan
Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Megapolitan
Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Megapolitan
Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Megapolitan
Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Megapolitan
Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Megapolitan
Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Megapolitan
Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Megapolitan
Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X