Tanpa Demo, Serikat Buruh Peringati May Day dengan Bagi Bansos dan Pasang Spanduk

Kompas.com - 30/04/2020, 21:21 WIB
Massa melakukan aksi dengan penjagaan aparat keamanan saat peringatan Hari Buruh Internasional 2019 di Jakarta, Rabu (1/5/2019). Aksi yang diperingati tahunan setiap tanggal 1 Mei itu digelar serentak di seluruh dunia untuk menyuarakan kesejahteraan bagi buruh. AFP/BAY ISMOYOMassa melakukan aksi dengan penjagaan aparat keamanan saat peringatan Hari Buruh Internasional 2019 di Jakarta, Rabu (1/5/2019). Aksi yang diperingati tahunan setiap tanggal 1 Mei itu digelar serentak di seluruh dunia untuk menyuarakan kesejahteraan bagi buruh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memastikan tak ada aksi unjuk rasa yang digelar untuk memperingati hari buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2020) besok.

"Semua teman-teman serikat buruh tidak ada yang turun ke jalan dalam hari May Day ini," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Menurut Yusri, serikat buruh telah sepakat untuk memperingati May Day dengan cara berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni aksi pemasangan spanduk di masing-masing kantor dan kegiatan bantuan sosial.

Baca juga: Buruh di Kota Tangerang Tetap Lakukan Aksi May Day di Tengah Pandemi Covid-19

 

Yusri memastikan, aksi pemasangan spanduk dan kegiatan bansos itu dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

"Mereka ada juga kegiatan bagi-bagu masker kepada masyarakat di pinggir jalan. Tetapi, mereka tetap melakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada, jaga physical distancing," ungkap Yusri.

Yusri juga menegaskan, polisi siap mengawal kegiatan bansos yang direncanakan oleh serikat buruh tersebut.

"Kita siap mengawal, kapan saja kita siap mengawal untuk kegiatan tersebut. Tapi, mereka menyatakan bahwa mereka lagi menyusun rencana," ujar Yusri.

Baca juga: Ini Tuntutan yang akan Disampaikan dalam Aksi May Day di Kota Tangerang

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya melarang aksi unjuk rasa para buruh untuk memperingati hari buruh Internasional atau May Day di tengah pandemi Covid-19.

Larangan tersebut merujuk pada aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 yang mengatur pembumbaran kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus corona.

Polisi menegaskab tak segan membubarkan paksa para buruh yang tetap nekat menggelar aksi unjuk rasa di tengah pandemi Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

Megapolitan
Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

Megapolitan
Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

Megapolitan
Pesepeda Dijambret di Sekitar Bundaran HI

Pesepeda Dijambret di Sekitar Bundaran HI

Megapolitan
Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam Serang Permukiman Warga di Bogor

Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam Serang Permukiman Warga di Bogor

Megapolitan
800 Orang Lebih Hadiri Rapat Anggaran DKI di Puncak

800 Orang Lebih Hadiri Rapat Anggaran DKI di Puncak

Megapolitan
Cegah Penularan Rabies, 145 Hewan Divaksinasi di Johar Baru

Cegah Penularan Rabies, 145 Hewan Divaksinasi di Johar Baru

Megapolitan
Dua Kali Kejadian Begal Sepeda, Polsek Menteng Analisa Lokasi dan Waktu Kejadian

Dua Kali Kejadian Begal Sepeda, Polsek Menteng Analisa Lokasi dan Waktu Kejadian

Megapolitan
Pengendara Mobil yang Terekam Video Buang Sampah di Kalimalang Dicari Polisi

Pengendara Mobil yang Terekam Video Buang Sampah di Kalimalang Dicari Polisi

Megapolitan
Demo Buruh di Bogor, Bima Arya Ikut Berorasi dan Sampaikan Keberatan Kepada Jokowi

Demo Buruh di Bogor, Bima Arya Ikut Berorasi dan Sampaikan Keberatan Kepada Jokowi

Megapolitan
Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Minta Pengelola Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Minta Pengelola Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Lubang untuk Aliran Air Dibuat di Jalanan Jaksel, Paling Banyak di Jalan Fatmawati

Lubang untuk Aliran Air Dibuat di Jalanan Jaksel, Paling Banyak di Jalan Fatmawati

Megapolitan
Wali Kota Tangsel: PSBB Diperpanjang karena Kasus Covid-19 Meningkat

Wali Kota Tangsel: PSBB Diperpanjang karena Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
Bawaslu Catatkan 23 Pelanggaran pada Pilkada Tangsel 2020, Kasus Netralitas ASN Mendominasi

Bawaslu Catatkan 23 Pelanggaran pada Pilkada Tangsel 2020, Kasus Netralitas ASN Mendominasi

Megapolitan
Dinkes Klaim Klaster Keluarga Covid-19 Kota Bekasi Telah Terkendali

Dinkes Klaim Klaster Keluarga Covid-19 Kota Bekasi Telah Terkendali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X