11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

Kompas.com - 14/08/2020, 20:17 WIB
Antrean warga yang mengurus tilang dari Jalan Kembangan Raya samping Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Jumat (14/8/2020). ANTARA/Devi NindyAntrean warga yang mengurus tilang dari Jalan Kembangan Raya samping Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Jumat (14/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Antrean warga yang menebus SIM yang disita saat Operasi Patuh Jaya mengular hari ini Jumat (14/8/2020) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat.

Dikutip dari Antara, antrean warga yang ingin menebus SIM mereka mencapai satu kilometer.

Edy Subhan selaku Kasie Intel Kejari Jakarta Barat mengatakan panjangnya antrean membuat pihak Kejaksaan akhirnya membatasi jumlah antrean.

"Tadi total ada 1.350 pelanggar. Kita batasi antrean karena kalau dibiarkan takut malah jadi bahan penularan virus Covid-19," kata Edy saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Ribuan Warga Urus Tilang di Kejaksaan Negeri Jakbar, Panjang Antrean Lebih dari 1 Km

Padahal, total ada 11.750 pelanggar yang SIM-nya tertahan di Kejari Jakbar hasil dari penilangan Operasi Patuh Jaya.

Namun, Edy mengatakan para pelanggar yang masih bisa mengurus denda tilang itu dengan datang ke kantor pos terdekat atau aplikasi IDT yang dapat diunduh di Playstore.

Adapun pelayanan sanksi tilang tadi berlangsung dari pukul 08.00-16.00 WIB.

"Kalau antrean kita tutup jam 13.00. Jadi sisa waktu menyelesaikan yang sudah antri dan menunggu pembayaran dan pengembalian BB," ucap Edy.

Adapun untuk mengatur antrean agar tetap melaksanakan protokol kesehatan, Kejari Jakarta Barat turut dibantu oleh Polsek Kembangan, Kodim, Sudinhub dan Satpol PP Jakarta Barat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X