Ada Kerumunan Pendukung, Polisi dan KPU Evaluasi Pelaksanaan Pendaftaran Pilkada Tangsel

Kompas.com - 04/09/2020, 19:12 WIB
Sejumlah relawan pendukung bakal pasangan calon Wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di depan Gedung KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaSejumlah relawan pendukung bakal pasangan calon Wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di depan Gedung KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pihak kepolisian bakal melakukan evaluasi pelaksanaan hari pertama pendaftaran bakal pasangan calon bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan (Tangsel).

Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan karena pada hari pertama pendaftaran, Jumat (4/9/2020) terjadi kerumunan massa pendukung yang mengantar bakal pasangan calon.

"Tadi kita lihat bersama cukup crowded, Khususnya siapa yang boleh masuk dan tidak di lingkungan ini," ujarnya saat diwawancarai di depan Gedung KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020).

Menurut dia, pihaknya saat ini tengah berkoodinasi dengan KPU selaku penyelenggara Pilkada dan juga Bawaslu untuk melakukan evaluasi bersama.

Baca juga: Muhamad-Sara Langsung Daftar Pilkada Tangsel karena Optimistis Menang

Selain itu, evaluasi ini juga akan membahas teknis pelaksanaan pada hari selanjutnya, sehingga pendaftaran bisa berjalan dengan kondusif dan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kemudian bagaimana kita mengantisipasi kerumunan masyarakat, karena kita juga memahami antusiasme masyarakat terhadap konstestasi cukup tinggi," kata dia.

Sebelumnya, ratusan masa pendukung bakal pasangan calon Muhamad-Sara sempat berkerumun di depan Gedung KPU Tangsel.

Mereka tidak dapat masuk karena aturan pembatasan jumlah orang yang diperkenankan hadir pada hari pendaftaran bakal pasangan calon di Pilkada Tangsel 2020.

Hanya bakal pasangan calon dan ketua serta sekretaris partai pengusung yang diperkenankan masuk ke aula pendaftaran.

Baca juga: Relawan Pendukung Muhamad-Sara Berkerumun di Depan Gedung KPU Tangsel

Kabag Operasional Polres Tangsel AKP Yudi Permadi mengatakan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada relawan pendukung yang tidak dapat masuk agar membubarkan diri dari depan Gedung KPU Tangsel.

"Jadi karena tadi banyak masa pendukungnya, kemudian kami berikan imbauan akhirnya mereka mengerti," ujarnya kepada Kompas.com.

Tak lama kemudian, kerumunan relawan yang mengiringi kedatangan Muhamad-Sara mulai bergeser dari depan gedung KPU dan tidak lagi berkerumun di pinggir Jalan Raya Serpong, Tangsel.

"Sudah tidak ada kerumuman di pinggir jalan lagi. Mereka diminta mencari tempat untuk menunggu di sekitar lokasi dengan tetap tidak berkerumun," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gencarkan Larangan Mudik Awal Mei, Pengendara yang Nekat Diminta Putar Balik

Polisi Gencarkan Larangan Mudik Awal Mei, Pengendara yang Nekat Diminta Putar Balik

Megapolitan
Serikat Buruh di Tangsel Tak Ikut Demo di Depan Gedung MK

Serikat Buruh di Tangsel Tak Ikut Demo di Depan Gedung MK

Megapolitan
Sidang Kasus Rizieq Shihab, Warga Dihalangi Masuk PN Jaktim

Sidang Kasus Rizieq Shihab, Warga Dihalangi Masuk PN Jaktim

Megapolitan
Polda Metro Turunkan 350 Personel Amankan Demo Buruh Hari Ini di Jakarta

Polda Metro Turunkan 350 Personel Amankan Demo Buruh Hari Ini di Jakarta

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab, Jaksa Akan Hadirkan 11 Saksi

Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab, Jaksa Akan Hadirkan 11 Saksi

Megapolitan
Gelar Demo di Depan Gedung MK, Ini Isi Tuntutan Buruh dan Rekayasa Lalin dari Kepolisian

Gelar Demo di Depan Gedung MK, Ini Isi Tuntutan Buruh dan Rekayasa Lalin dari Kepolisian

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil di Kebayoran Lama

Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil di Kebayoran Lama

Megapolitan
Operasi Keselamatan Jaya 2021, Kapolda Metro: SOTR dan Balapan Liar Akan Ditindak

Operasi Keselamatan Jaya 2021, Kapolda Metro: SOTR dan Balapan Liar Akan Ditindak

Megapolitan
Buruh Gelar Demo di Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Akan Situasional

Buruh Gelar Demo di Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Akan Situasional

Megapolitan
Demo Buruh Hari Ini, Berikut Isi Empat Tuntutannya

Demo Buruh Hari Ini, Berikut Isi Empat Tuntutannya

Megapolitan
Gelar Demo di Jakarta, Buruh Long March dari Patung Kuda ke Gedung MK

Gelar Demo di Jakarta, Buruh Long March dari Patung Kuda ke Gedung MK

Megapolitan
Unggah Foto Bersama Keluarga, Anies: Kita Akan Terus Prioritaskan Ibadah di Rumah

Unggah Foto Bersama Keluarga, Anies: Kita Akan Terus Prioritaskan Ibadah di Rumah

Megapolitan
TMII Terus Merugi hingga Diambil Alih Negara, Yayasan Harapan Kita Mengaku Tak Pernah Bebankan Kas Negara

TMII Terus Merugi hingga Diambil Alih Negara, Yayasan Harapan Kita Mengaku Tak Pernah Bebankan Kas Negara

Megapolitan
PN Jaktim Lanjutkan Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Hari Ini

PN Jaktim Lanjutkan Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Hari Ini

Megapolitan
Ini Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat Ramadhan 2021 di DKI Jakarta

Ini Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat Ramadhan 2021 di DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X