Kompas.com - 07/02/2021, 19:56 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengemudi ojek online (ojol) ditusuk oleh pelaku yang diduga penumpangnya sendiri di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (7/2/2021).

Korban mengalami luka di bagian leher dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kanitreskrim Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Iptu Binar mengonfirmasi peristiwa penusukan terhadap pengemudi ojol yang diketahui bernama Adha Rizki.

"Benar ada kejadiannya itu, lagi kami tangani," ujar Binar saat dikonfirmasi, Minggu (7/2/2021).

Baca juga: Sempat Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria di Sukatani Bekasi Tewas Ditusuk Gunting

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat korban tengah mengangkut penumpang dari kawasan Blok M, Jakarta Selatan menuju wilayah Kebagusan.

Di tengah perjalanan, korban langsung ditikam menggunakan benda tajam oleh pelaku hingga luka di bagian lehernya.

"Korban enggak (tewas). TKP-nya persis dekat pintu masuk kuburan. Namanya kuburan apa kurang tahu persis, tapi di daerah Kebagusan," kata Binar.

Usai kejadian, korban langsung dibawa warga setempat di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati untuk mendapatkan perawatan dan sekaligus melapor kejadian yang dialaminya ke Polsek Jakarta Selatan.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan penumpang yang diduga sebagai pelaku penusukan.

"Kasusnya lagi ditangani, lagi proses penyelidikan, pungkas Binar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang di Kembangan, Sebuah Mobil Rusak Parah

Tertimpa Pohon Tumbang di Kembangan, Sebuah Mobil Rusak Parah

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 15 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 15 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Tangerang Raya, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Tangerang Raya, 15 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 15 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 15 April 2021

Megapolitan
UPDATE 14 April: Ada 23 Kasus Baru Covid-19 dan 1 Pasien Meninggal di Tangsel

UPDATE 14 April: Ada 23 Kasus Baru Covid-19 dan 1 Pasien Meninggal di Tangsel

Megapolitan
Berbagai Hal yang Perlu Diketahui soal SIM Online: Cara Registrasi, Tarif, hingga Tes

Berbagai Hal yang Perlu Diketahui soal SIM Online: Cara Registrasi, Tarif, hingga Tes

Megapolitan
Polisi Tentukan 18 Lokasi Penyekatan Pemudik, Ini Titik-titiknya

Polisi Tentukan 18 Lokasi Penyekatan Pemudik, Ini Titik-titiknya

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Megapolitan
Hujan Deras Sejak Sore, Pohon Tumbang di Delapan Titik Kawasan Jakarta Barat

Hujan Deras Sejak Sore, Pohon Tumbang di Delapan Titik Kawasan Jakarta Barat

Megapolitan
Jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2022, Pemkot Tangerang Mulai Benahi 11 GOR

Jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2022, Pemkot Tangerang Mulai Benahi 11 GOR

Megapolitan
UPDATE: Ada 56 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jumlah Pasien 577 Orang

UPDATE: Ada 56 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jumlah Pasien 577 Orang

Megapolitan
Hujan Es di Bekasi, BMKG Ingatkan Warga Waspada

Hujan Es di Bekasi, BMKG Ingatkan Warga Waspada

Megapolitan
Sejarawan Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo

Sejarawan Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X