Kompas.com - 01/03/2021, 19:33 WIB
Tangkapan layar video empat remaja jadi korban penjambretan ponsel di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dokumentasi @Tangsel.life/INSTAGRAMTangkapan layar video empat remaja jadi korban penjambretan ponsel di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi berhasil meringkus AM, AY dan BA, tiga penjambret ponsel remaja yang memiliki peranan masing-masing saat beraksi.

Aksi kejahatan ini mereka lakukan di depan mushala kawasan Pondok Kacang, Pondok Aren, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu.

"Tiga tersangka kita amankan, pertama AM. Ini yang melakukan perampasan dan pembacokan kepada korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Selidiki Penjambretan Ponsel 4 Remaja di Pondok Aren, Polisi Cari Rekaman Kamera CCTV

Adapun tersangka AY berperan sebagai joki atau yang memboncengi AM saat beraksi.

Sedangkan BA yang mengawasi sekitar lokasi penjambretan.

"Ini masih kita kembangkan. Karena teknisnya mereka melakukan (beraksi) cukup keras, dengan sajam," kata Yusri.

Baca juga: Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Sebelumnya, AM, AY dan BA ditangkap polisi tak jauh dari lokasi mereka beraksi pada Jumat (26/2/2021).

Penangkapan para tersangka setelah aksinya yang terakam kamera pengawas di lokasi viral di media sosial.

Polisi menyebut ketiga tersangka merupakan residivis kasus narkoba.

Para tersangka umumnya mengincar anak-anak atau remaja dari dua kali melakukan aksi penjambretan.

Mereka membekali diri dengan senjata tajam setiap melakukan aksinya hingga tak segan melukai korban yang mempertahankan barang berharaga.

Polisi menagamankan barang bukti dari penangkapan tersangka berupa flashdisk rekaman CCTV, dua ponsel, motor dan pakaian yang digunakan saat beraksi.

Para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang ancaman hukuman 9 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

LBM Eijkman: Ada Inkonsistensi Protokol Penelitian Terkait Vaksin Nusantara

LBM Eijkman: Ada Inkonsistensi Protokol Penelitian Terkait Vaksin Nusantara

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Wakil Ketua Komisi IX: Uji Klinik Vaksin Nusantara Tidak Ada Urusan dengan Nyawa Manusia Indonesia Seluruhnya

Wakil Ketua Komisi IX: Uji Klinik Vaksin Nusantara Tidak Ada Urusan dengan Nyawa Manusia Indonesia Seluruhnya

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
Anak Buah Ungkap Dugaan Korupsi, Kadis Damkar Depok Tegaskan Tak Ada Pemecatan

Anak Buah Ungkap Dugaan Korupsi, Kadis Damkar Depok Tegaskan Tak Ada Pemecatan

Megapolitan
Kepala Damkar Depok Janji Kooperatif Hadapi Kasus Dugaan Korupsi di Instansinya

Kepala Damkar Depok Janji Kooperatif Hadapi Kasus Dugaan Korupsi di Instansinya

Megapolitan
Kepala Dinas Damkar Depok Klarifikasi Dugaan Korupsi yang Diungkap Anggotanya

Kepala Dinas Damkar Depok Klarifikasi Dugaan Korupsi yang Diungkap Anggotanya

Megapolitan
Pemprov DKI Imbau Pegawai Tak Gelar Buka Puasa Bersama

Pemprov DKI Imbau Pegawai Tak Gelar Buka Puasa Bersama

Megapolitan
2 Pekerja Bangunan Tewas Saat Renovasi Rumah di Benhil, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana

2 Pekerja Bangunan Tewas Saat Renovasi Rumah di Benhil, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana

Megapolitan
Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Megapolitan
Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X