Kompas.com - 14/06/2021, 20:28 WIB
Viral video truk dinarasikan mengalami kerusakan pada kaca bagian depan setelah diserang seseorang. Video rekaman ini diunggah akun Instagram @romansasopirtruck dengan menyertakan lokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (13/6/2021).
Tangkapan Layar Instagram @romansasopirtruckViral video truk dinarasikan mengalami kerusakan pada kaca bagian depan setelah diserang seseorang. Video rekaman ini diunggah akun Instagram @romansasopirtruck dengan menyertakan lokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (13/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana memberikan penjelasan berkait video rekaman yang menampilkan sebuah truk dengan kondisi kaca pecah.

Putu Kholis membantah asumsi bahwa truk dalam video rekaman yang viral itu dirusak oknum setelah kasus pungli di Pelabuhan Tanjung Priok terkuak.

"Terkait video viral soal kaca mobil pecah. Kami dapati bahwa pemberitaan tersebut tidak benar," kata Putu Kholis di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Para Sopir Mengaku Tak Ada Lagi Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, tetapi Antre Lama Bongkar Muat

Setelah melakukan penyelidikan, Kholis menjelaskan, kaca truk pecah akibat perselisihan antarsopir.

"Karena kaca pecah ini akibat perselisihan antara sesama pengemudi truk," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, video tersebut direkam oleh seseorang di dalam truk. Ia menunjukkan kondisi kaca depan truknya pecah.

Baca juga: Komisaris Pelindo I Sebut Pihak-pihak yang Kerap Terlibat Pungli di Pelabuhan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck)


Video kemudian mengarah kepada seorang pria, yang disebut oleh perekam sebagai pelaku yang memecahkan kaca truknya.

"Bos kaca dipecahin di putaran Pasar Bebek. Tolong nih bos, ini orang-orangnya," kata dia seperti dikutip Kompas.com dari akun Instagram @romansasopirtruck, Senin.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UI Masuk 10 Besar Kampus Terbaik di Asia Tenggara Versi Webometrics 2021

UI Masuk 10 Besar Kampus Terbaik di Asia Tenggara Versi Webometrics 2021

Megapolitan
Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM, Seleb TikTok Berurusan dengan Polisi

Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM, Seleb TikTok Berurusan dengan Polisi

Megapolitan
Cemburu Berujung Maut, Suami Hantam Kepala Istrinya dengan Linggis hingga Tewas

Cemburu Berujung Maut, Suami Hantam Kepala Istrinya dengan Linggis hingga Tewas

Megapolitan
Viral Bansos Tunai Dikutip untuk Servis Ambulans Lingkungan, Ketua RW di Depok Kembalikan Seluruh Pungutan

Viral Bansos Tunai Dikutip untuk Servis Ambulans Lingkungan, Ketua RW di Depok Kembalikan Seluruh Pungutan

Megapolitan
Fakta Mensos Risma Terima Aduan Pungli Bansos Saat Sidak ke Kota Tangerang

Fakta Mensos Risma Terima Aduan Pungli Bansos Saat Sidak ke Kota Tangerang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Bansos Beras Disalurkan kepada 1 Juta KK di DKI

Mulai Hari Ini, Bansos Beras Disalurkan kepada 1 Juta KK di DKI

Megapolitan
Viral Potongan BST untuk Bensin Ambulans di Depok, Ini Klarifikasi Ketua RW

Viral Potongan BST untuk Bensin Ambulans di Depok, Ini Klarifikasi Ketua RW

Megapolitan
Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Megapolitan
Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X