Kompas.com - 16/07/2021, 15:30 WIB
Penyekatan PPKM Darurat di Exit Tol Karawang Barat, Kamis (15/7/2021). KOMPAS.COM/FARIDAPenyekatan PPKM Darurat di Exit Tol Karawang Barat, Kamis (15/7/2021).

BEKASI, KOMPAS.com - Polres Metro Bekasi memberlakukan penyekatan jalan di 17 titik guna membatasi pergerakan warga yang ingin masuk atau keluar wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi, AKBP Argo Wiyono mengatakan, pihaknya membagi 17 titik dalam tiga ring, yaitu perbatasan kota dan provinsi, penyekatan jalan tol, dan dalam kota dengan mobilitas warga yang tinggi.

Baca juga: Penyekatan Jalan di Flyover Pesing Dipindah ke Depan Pabrik ABC di Daan Mogot

"Ring satu adalah pusat keramaian atau dalam kota, terdapat 10 titik dengan cara dilakukan pengendaian mobilitas melalui patroli intensif," kata Argo, Jumat (16/7/2021).

Lokasi penyekatan di ring satu itu, yaitu: 

  1. Bundaran Jababeka
  2. Simpang Pecenongan
  3. Lapangan Matel
  4. Stadion Wibawa Mukti
  5. Simpang Jalan Movieland
  6. Cikarang Festival
  7. Yos Sudarso
  8. Terminal Kalijaya
  9. Simpang Jalan Sentral Grosir Cikarang
  10. Distrik 1 Meikarta

Ring dua berada di beberapa akses menuju jalan tol yang berdekatan dengan kawasan perumahan. Ada empat titik penyekatan di ring dua, yaitu;

  1. Gerbang Tol (GT) Tambun Grand Wisata
  2. GT Cikarang Barat
  3. GT Cibatu,
  4. GT Cikarang Pusat Deltamas.

Sementara ring tiga berada di perbatasan antar kota dan provinsi. Di ring tiga ada tiga lokasi  penyekatan, yaitu:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Jalan Sasak Tambun
  2. Jalan Kalimalang
  3. Jalan Kedungwaringin

Kegiatan penyekatan dilaksanakan selama 24 jam untuk ring tiga, sedangkan di ring 2 dan 1 tidak dilaksanakan sehari penuh.

"Kegiatan penyekatan dilaksanakan dengan shif 24 jam untuk di ting tiga namun untuk ring dua dan ring satu melihat eskalasi mobilitas atau situasional," kata dia.

Penyekatan utamanya dilaksanakan pada pagi hari diantara pukul 06,00 hingga 10.00 WIB.

"Yang menjadi sasaran adalah para pekerja menuju Jakarta, yang masuk sektor esensial dan kritikal. Setelah jam itu selektif, prioritas yang dalam keadaan darurat atau termasuk dalam golongan nakes, dokter, perawat," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jakarta Turun Jadi Level 2

PPKM Jakarta Turun Jadi Level 2

Megapolitan
Babak Baru Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Briptu Fikri dan Ipda Yusmin Didakwa Menganiaya hingga Korban Tewas

Babak Baru Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Briptu Fikri dan Ipda Yusmin Didakwa Menganiaya hingga Korban Tewas

Megapolitan
Cinta Satu Malam di Lokalisasi Gunung Antang Berujung Tewasnya Pelanggan yang Ogah Bayar

Cinta Satu Malam di Lokalisasi Gunung Antang Berujung Tewasnya Pelanggan yang Ogah Bayar

Megapolitan
UPDATE 18 Oktober: Tambah 1 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 40 Pasien Dirawat

UPDATE 18 Oktober: Tambah 1 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 40 Pasien Dirawat

Megapolitan
Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Megapolitan
Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Megapolitan
Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.