Fraksi PSI Minta Anies Serius Jalani Putusan Hakim di Kasus Polusi Udara

Kompas.com - 20/09/2021, 18:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta, Eneng Malianasari, meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serius menjalani vonis hakim pada perkara polusi udara yang telah diputuskan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Eneng menyebutkan, putusan yang memenangkan penggugat bisa menjadi titik balik perbaikan kondisi lingkungan di Jakarta.

"Ini bisa menjadi titik balik perbaikan kondisi lingkungan di Jakarta, agar Jakarta menjadi kota yang layak untuk ditinggali," kata Eneng dalam keterangan tertulis, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Sederet PR Anies Usai Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Eneng mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020 tentan uji emisi gas buang kendaraan bermotor. Pergub itu mengatur tilang bagi pelanggar uji emisi. Namun menurut Eneng, aturan tersebut masih asing di tengah masyarakat.

Sosialisasi yang kurang menjadi salah satu penyebab Pergub 66 Tahun 2020 itu tidak populer, padahal menurut Eneng aturan tersebut bisa jadi kunci keberhasilan penerapan aturan di Jakarta.

"Ini yang menjadi kelemahan dari Pemprov DKI Jakarta sehingga aturan hanya menjadi formalitas tanpa ada penerapan," ujar dia.

Eneng mengatakan, apabila Anies serius menjalani vonis hakim pada kasus polusi udara, langkah strategis menjalani putusan tersebut adalah dengan cara memasukan isu pencemaran udara di program strategis Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021.

"“Kita tidak hanya butuh komitmen, tapi juga langkah nyata Pemprov DKI Jakarta juga harus mempercepat penyelesaian grand design pengendalian kualitas udara sesuai dengan ingub tersebut," ujar dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tidak akan mengajukan banding terkait putusan bersalah pada polusi udara di Jakarta. Dia mengatakan, keputusan tidak mengajukan banding demi memperbaiki kualitas udara Jakarta.

"Hari ini juga, PN Jakpus mengabulkan gugatan Koalisi Ibu Kota terkait polusi udara. Pemprov DKI Jakarta memutuskan tidak banding dan siap menjalankan putusan pengadilan demi udara Jakarta yang lebih baik," ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PKS DPRD DKI Minta Sekda Terpilih Lebih Lincah Bekerja

PKS DPRD DKI Minta Sekda Terpilih Lebih Lincah Bekerja

Megapolitan
Perampok Alfamart di Sunter Sekap Kasir, Mulut dan Tangan Korban Dilakban

Perampok Alfamart di Sunter Sekap Kasir, Mulut dan Tangan Korban Dilakban

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Dua Kali Dicabuli Kenalan Orangtuanya di Hotel Kawasan Tambora

Bocah 11 Tahun Dua Kali Dicabuli Kenalan Orangtuanya di Hotel Kawasan Tambora

Megapolitan
Cerita Pemilik Turap Longsor di Cilodong Depok, Bengkelnya Ikut Rusak

Cerita Pemilik Turap Longsor di Cilodong Depok, Bengkelnya Ikut Rusak

Megapolitan
Seorang Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan di Tambora, Mulanya Sempat Diduga Disetubuhi

Seorang Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan di Tambora, Mulanya Sempat Diduga Disetubuhi

Megapolitan
Perampok Todong Kasir Alfamart Sunter Usai Pura-pura ke Toilet, Gasak Uang dan Rokok

Perampok Todong Kasir Alfamart Sunter Usai Pura-pura ke Toilet, Gasak Uang dan Rokok

Megapolitan
Soroti Proses Lelang Sekda DKI, PKS: Jangan Ada Campur Tangan Politik

Soroti Proses Lelang Sekda DKI, PKS: Jangan Ada Campur Tangan Politik

Megapolitan
Kebakaran Gedung Kemenkumham, Pegawai Sempat Padamkan Api tapi Terkendala Asap Tebal

Kebakaran Gedung Kemenkumham, Pegawai Sempat Padamkan Api tapi Terkendala Asap Tebal

Megapolitan
Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Kebakaran Gedung Kemenkumham karena Banyak Asap

Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Kebakaran Gedung Kemenkumham karena Banyak Asap

Megapolitan
Warga Perumahan Tirta Mandala Depok Kebanjiran Akibat Turap Longsor

Warga Perumahan Tirta Mandala Depok Kebanjiran Akibat Turap Longsor

Megapolitan
Aliran Kali Jantung Meluap dan Satu Rumah Nyaris Tertimbun Longsor di Depok

Aliran Kali Jantung Meluap dan Satu Rumah Nyaris Tertimbun Longsor di Depok

Megapolitan
Harga Sembako di Pasar Serdang Kemayoran Melonjak, Warga: Sudah Susah Tambah Susah

Harga Sembako di Pasar Serdang Kemayoran Melonjak, Warga: Sudah Susah Tambah Susah

Megapolitan
Kondisi Terkini Pasca-kebakaran Gedung Kemenkumham: Api Sudah Padam, Damkar Masih Siaga

Kondisi Terkini Pasca-kebakaran Gedung Kemenkumham: Api Sudah Padam, Damkar Masih Siaga

Megapolitan
Harga Daging di Pasar Ciputat Naik, Pedagang: Masyarakat Jarang Makan Daging karena Mahal

Harga Daging di Pasar Ciputat Naik, Pedagang: Masyarakat Jarang Makan Daging karena Mahal

Megapolitan
Pria di Tangerang Hamili Anak Tiri, Terungkap Saat Ibu Korban Curigai Perubahan Fisik Putrinya

Pria di Tangerang Hamili Anak Tiri, Terungkap Saat Ibu Korban Curigai Perubahan Fisik Putrinya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.