Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER JABODETABEK] 11 Tersangka Bentrokan Kelompok John Kei dengan Nus Kei di Bekasi | Pria di Depok Gantung Diri di Depan Istri

Kompas.com - 07/11/2023, 05:00 WIB
Larissa Huda

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita tentang 11 orang jadi tersangka dalam bentrokan antara kelompok John Kei dan Nus Kei di Bekasi, Jawa Barat, banyak dibaca pada Senin (6/11/2023).

Kabar sorang pria inisial P (41) yang tewas gantung diri pada Senin (6/11/2023) dini hari, di Kota Depok, juga banyak diburu pembaca, kemarin.

Baca juga: Kalang Kabut Warga Ibu Kota Saat Banjir, padahal Baru Diguyur Hujan Sehari

Lantas, pria yang tewas gantung diri itu disebut nekat melakukan aksinya di depan sang istri yang berinisial JI (30). Berita ini juga terpopuler. Berikut paparannya:

1. Polisi tetap 11 tersangka bentrokan dua kelompok di Bekasi

Polisi menetapkan 11 tersangka dalam kasus bentrokan antara kelompok John Kei dan kelompok Nus Kei di Bekasi, Jawa Barat.

Bentrokan ini menyebabkan pria berinisial GR (44) dari kelompok Nus Kei tewas tertembak.

"Kami telah menetapkan 11 tersangka dari kedua kelompok, terkait penembakan maut di Bekasi," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, Senin (6/11/2023). Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Polisi akan Periksa John Kei Terkait Penembakan Anggota Kelompok Nus Kei di Bekasi

2. Seorang pria gantung diri di Depok

Seorang pria inisial P (41) tewas gantung diri pada Senin (6/11/2023) dini hari, di Jalan Pitara Raya RT 002 RW 009 Nomor 16 Kelurahan Pancoran Mas, Pancoran Mas, Kota Depok.

Sebelum gantung diri, P yang bekerja sebagai pedagang nasi goreng, sempat cekcok dengan istrinya, JI (30), lantaran masalah ekonomi.

"Korban sempat bertengkar dengan istrinya terkait masalah ekonomi," kata Paur Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi kepada Kompas.com, Senin. Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Kronologi PSK di Depok Dibegal Pelanggan Sendiri, Kepala Korban Dibenturkan ke Tembok lalu Tasnya Diambil

3. Gantung diri depan istri

P (41), pria yang tewas gantung diri di Depok nekat melakukan aksinya di depan sang istri yang berinisial JI (30).

Seperti diketahui, P yang bekerja sebagai tukang nasi goreng itu tewas akibat gantung diri di Jalan Pitara Raya RT 002 RW 009 Nomor 16 Kelurahan Pancoran Mas, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Senin (6/11/2023) dini hari.

Kepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi mengatakan, P mengancam akan gantung diri kepada JI usai keduanya terlibat cekcok masalah ekonomi selepas berdagang nasi goreng. Baca selengkapnya di sini.

Kontak Bantuan

Berita di atas tidak bertujuan menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa.

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Motor Melintas Harus Bayar Rp 5.000, Warga Keluhkan Dugaan Pungli di Samping Kalijodo

Motor Melintas Harus Bayar Rp 5.000, Warga Keluhkan Dugaan Pungli di Samping Kalijodo

Megapolitan
Virgoun: Saya Mohon Maaf Atas Tindakan Saya dalam Penyalahgunaan Narkoba...

Virgoun: Saya Mohon Maaf Atas Tindakan Saya dalam Penyalahgunaan Narkoba...

Megapolitan
Pengelola Revo Mall dan Polisi Akan Investigasi Penyebab Kebakaran yang Hanguskan 4 Lantai

Pengelola Revo Mall dan Polisi Akan Investigasi Penyebab Kebakaran yang Hanguskan 4 Lantai

Megapolitan
1.141 Kios dan Los Siap Tampung Pedagang di Gedung Baru Pasar Jambu Dua Bogor

1.141 Kios dan Los Siap Tampung Pedagang di Gedung Baru Pasar Jambu Dua Bogor

Megapolitan
Virgoun Pakai Sabu untuk Turunkan Berat Badan

Virgoun Pakai Sabu untuk Turunkan Berat Badan

Megapolitan
Kasus Ojol Ribut dengan Bocah di Jalur Sepeda Berakhir Damai, Pemotor Minta Maaf

Kasus Ojol Ribut dengan Bocah di Jalur Sepeda Berakhir Damai, Pemotor Minta Maaf

Megapolitan
Momen Virgoun Pakai Baju Tahanan dan Tangan Diborgol, Diekspos Saat Konpers di Kantor Polisi

Momen Virgoun Pakai Baju Tahanan dan Tangan Diborgol, Diekspos Saat Konpers di Kantor Polisi

Megapolitan
Polisi: Bentrokan di Cawang Dipicu Selisih Paham Penggunaan Gereja

Polisi: Bentrokan di Cawang Dipicu Selisih Paham Penggunaan Gereja

Megapolitan
Calon Pengantin di Bogor Kena Tipu WO,  Dekor Apa Adanya dan 'Catering' Tak Kunjung Datang

Calon Pengantin di Bogor Kena Tipu WO, Dekor Apa Adanya dan "Catering" Tak Kunjung Datang

Megapolitan
PPDB Jalur Zonasi di Jakarta Dibuka, Prioritaskan Siswa yang 1 RT dengan Sekolah

PPDB Jalur Zonasi di Jakarta Dibuka, Prioritaskan Siswa yang 1 RT dengan Sekolah

Megapolitan
Sempat Bantah Cabuli Cucunya Sendiri, Kakek di Depok Diringkus Polisi

Sempat Bantah Cabuli Cucunya Sendiri, Kakek di Depok Diringkus Polisi

Megapolitan
Aksi Nekat Jambret di Jakut, Beraksi Seorang Diri Gasak iPhone Pejalan Kaki Dekat Kantor Polisi

Aksi Nekat Jambret di Jakut, Beraksi Seorang Diri Gasak iPhone Pejalan Kaki Dekat Kantor Polisi

Megapolitan
Calon Pengantin di Bogor Ditipu WO, Catering dan Dekorasi Tidak Ada Saat Resepsi

Calon Pengantin di Bogor Ditipu WO, Catering dan Dekorasi Tidak Ada Saat Resepsi

Megapolitan
Pembangunan Masjid Agung Batal, Nasib SDN Pondok Cina 1 Belum Temukan Titik Terang

Pembangunan Masjid Agung Batal, Nasib SDN Pondok Cina 1 Belum Temukan Titik Terang

Megapolitan
Penjarahan Rusunawa Marunda Disebut Terjadi karena Masalah Revitalisasi Berlarut-larut

Penjarahan Rusunawa Marunda Disebut Terjadi karena Masalah Revitalisasi Berlarut-larut

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com