Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Kampung Susun Akuarium Urunan Beli Baliho Anies-Cak Imin

Kompas.com - 19/01/2024, 20:49 WIB
Vincentius Mario,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, sepenuhnya menyatakan mendukung pasangan calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Mereka bahkan urunan atau mengumpulkan uang sendiri demi membuat baliho besar dan memajangnya di area Kampung Susun Akuarium.

"Niatnya kami patungan, warga demi warga. Kami pasang itu sejak momen tahun baru," kata Topaz Juanda, Ketua RT 12 Penjaringan saat ditemui, Jumat (19/1/2024).

Baca juga: Baliho Anies dan Cak Imin Kembali Terpasang di Kampung Susun Akuarium

Warga saat itu menyumbangkan dana seikhlasnya untuk membuat baliho.

"Seikhlasnya, kami keliling dan dapat semuanya. Itu ada tambahan dari saya juga. Jadi semua panduk ini dari warga, jadi warga juga yang pasang," lanjutnya.

Namun, Bawaslu Jakarta Utara bersama Panwascam Penjaringan pada 6 Januari 2024, memberikan peringatan soal pelarangan pemasangan alat peraga kampanye politik di hunian milik Pemprov.

Warga Kampung Susun Akuarium akhirnya secara suka rela menurunkan spanduk dan baliho yang dipasang di dinding dan pagar 8 Januari 2024.

Baca juga: Polemik Pemasangan Spanduk Anies-Muhaimin di Kampung Susun Akuarium, Dicopot Setelah Diusut Bawaslu

"Saya sedikit kecewa waktu diturunkan. Alat pendukung itu kita beli. Bambu, tali, semuanya. Ketika diturunkan pasti rusak. Jadi sayang, ada anggaran terbuang," tutur Topaz.

Topaz dan warganya kini tetap memajang baliho tersebut dengan dasar bahwa mereka juga punya hak demokrasi yang sama.

"Kalau saya merasa, kami juga punya hak demokrasi. Pesta politik kita bersama-sama. Jadi jangan tebang pilih, jangan pakai intimidasi. Harusnya demokrasi, semua Paslon taati aturan," ucap Topaz.

Baca juga: Baliho Anies-Cak Imin Kembali Terpasang di Kampung Susun Akuarium, Warga: Kami Juga Punya Hak Demokrasi

Sejauh pantauan Kompas.com, ada tiga baliho besar yang kini terpasang.

Dua di antaranya berada di pagar bekas proyek, sementara sisanya berada di taman depan Kampung Susun Akuarium.

Namun, baliho yang sempat viral menutupi tembok bangunan Kampung Susun Akuarium tak terlihat lagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Megapolitan
PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

Megapolitan
Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Megapolitan
Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit Dipastikan Hanya Seorang, Bukan Dua

Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit Dipastikan Hanya Seorang, Bukan Dua

Megapolitan
Pembangunan Masjid di Lahan SDN Pondok Cina 1 Batal, Idris: Ridwan Kamil Sudah Enggak Menjabat

Pembangunan Masjid di Lahan SDN Pondok Cina 1 Batal, Idris: Ridwan Kamil Sudah Enggak Menjabat

Megapolitan
Jemaah Haji Asal Bogor yang Meninggal di Mekah Sempat Dirawat di RS Mina

Jemaah Haji Asal Bogor yang Meninggal di Mekah Sempat Dirawat di RS Mina

Megapolitan
Menerka Jalan Politik Ahok, Bertarung Lagi di Pilkada Jakarta atau Tak Jadi Apa-apa

Menerka Jalan Politik Ahok, Bertarung Lagi di Pilkada Jakarta atau Tak Jadi Apa-apa

Megapolitan
Diduga Dehidrasi, Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal Dunia di Mekah

Diduga Dehidrasi, Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal Dunia di Mekah

Megapolitan
KPU Jakarta Lantik 29.315 Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Hari Ini

KPU Jakarta Lantik 29.315 Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Hari Ini

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Megapolitan
KPU Jakarta Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg DPRD di 233 TPS di Cilincing

KPU Jakarta Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg DPRD di 233 TPS di Cilincing

Megapolitan
Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Megapolitan
Panitia Konser Lentera Festival Disebut Tak Bayar Bintang Tamu, Penonton Ngamuk Artis Tak Tampil

Panitia Konser Lentera Festival Disebut Tak Bayar Bintang Tamu, Penonton Ngamuk Artis Tak Tampil

Megapolitan
Bakar Panggung, Penonton Lentera Festival Marah Feel Koplo hingga NDX AKA Tak Kunjung Tampil

Bakar Panggung, Penonton Lentera Festival Marah Feel Koplo hingga NDX AKA Tak Kunjung Tampil

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com