Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Maju di Pilkada Kota Bogor, Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Daftar Lewat Gerindra

Kompas.com - 18/04/2024, 13:58 WIB
Ruby Rachmadina,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Sekretaris pribadi (Sespri) Iriana Jokowi, Sendi Ferdiansyah resmi mendaftarkan diri ke Partai Gerindra untuk maju menjadi Calon Wali Kota Bogor di Pilkada 2024 mendatang.

OKK DPC Partai Gerindra Kota Bogor Said Muhamad Mohan membenarkan "tangan kanan" Iriana Jokowi ini telah mendaftar ke Partai Gerindra pada Selasa (16/4/2024).

“Sudah ada satu yang mendaftar dan yang sudah mendaftar Kang Sendi. Kemudian bakal menyusul bakal calon yang lain yang juga mendaftar nanti kita akan berkomunikasi,” ucap Mohan saat ditemui Kompas.com, Kamis (18/4/2024).

Baca juga: Maju Pilwalkot Bogor, Sespri Iriana Jokowi Gerak Cepat Pasang Baliho

Mohan mengatakan, pihaknya secara terbuka bakal menjaring nama-nama lain untuk mencari Calon Wali Kota Bogor yang nantinya akan diajukan ke DPP Gerindra.

Meski saat ini DPC Partai Gerindra memiliki satu nama dari internal partai untuk maju di Pilwalkot Bogor 2024, Mohan masih membuka pendaftaran para bakal calon dari luar partai hingga 8 Mei 2024.

“Masih proses penjaringan, pendaftaran masih dibuka. Setelah itu akan mengundang para kandidat untuk kemudian akan diwawancara,”

Dari pihak internal partai, satu nama muncul yang akan maju ke Pilwalkot Bogor, yakni Jenal Mutaqin yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bogor.

Baca juga: Maju Pilkada Bogor, Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Harap Didukung Parpol Koalisi Prabowo-Gibran

Partai Gerindra Kota Bogor sendiri belum mempunyai tiket untuk mengusung Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada mendatang, mengingat pihaknya hanya memiliki enam kursi di DPRD.

Untuk itu, Partai Gerindra butuh koalisi dan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan komunikasi politik bersama partai lain.

“Enam kursi tidak cukup untuk kita mendapatkan satu tiket. Maka kita harus melakukan komunikasi politik dengan beberapa partai politik baik dari Koalisi Indonesia Maju maupun di luar itu,” terang Mohan.

Baca juga: PKS Belum Tentukan Kandidat untuk Pilwalkot Bogor 2024

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Supian Suri Dilaporkan ke Bawaslu Depok Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Supian Suri Dilaporkan ke Bawaslu Depok Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Megapolitan
Pengamat : Ahok Punya Kelebihan Buat Maju Pilkada DKI 2024

Pengamat : Ahok Punya Kelebihan Buat Maju Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Seorang Pengunjung Tebet Eco Park, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Pohon Tumbang Timpa Seorang Pengunjung Tebet Eco Park, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Kecelakaan Tewaskan Pengendara Motor di Basura Jaktim, Polisi Masih Selidiki

Kecelakaan Tewaskan Pengendara Motor di Basura Jaktim, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
3 ASN Pemkot Ternate Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Narkoba di Jakarta

3 ASN Pemkot Ternate Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Narkoba di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Mobil Tabrakan dengan Pikap dan Motor di Depok, Pengemudi Hilang Kendali

Kronologi Mobil Tabrakan dengan Pikap dan Motor di Depok, Pengemudi Hilang Kendali

Megapolitan
Tembak Kaki Pembunuh Imam Mushala, Polisi: Ada Indikasi Melarikan Diri

Tembak Kaki Pembunuh Imam Mushala, Polisi: Ada Indikasi Melarikan Diri

Megapolitan
Toyota Yaris Tabrak Mobil Pikap dan Motor di Depok, 5 Orang Luka-luka

Toyota Yaris Tabrak Mobil Pikap dan Motor di Depok, 5 Orang Luka-luka

Megapolitan
Demi Kelabui Polisi, Galang Cukur Kumis dan Potong Rambut Usai Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk

Demi Kelabui Polisi, Galang Cukur Kumis dan Potong Rambut Usai Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk

Megapolitan
Ditusuk Sedalam 19 Cm, Imam Mushala di Kebon Jeruk Meninggal Saat Dirawat di RS

Ditusuk Sedalam 19 Cm, Imam Mushala di Kebon Jeruk Meninggal Saat Dirawat di RS

Megapolitan
Dharma Pongrekun Ikut Pilkada DKI Jalur Independen, Pengamat : Harus Dapat Simpati Warga Buat Menang

Dharma Pongrekun Ikut Pilkada DKI Jalur Independen, Pengamat : Harus Dapat Simpati Warga Buat Menang

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Tewasnya Rojali, Korban Penganiayaan di Bogor

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Tewasnya Rojali, Korban Penganiayaan di Bogor

Megapolitan
Supaya Nyaman, Pekerja Harap Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok Segera Dibersihkan

Supaya Nyaman, Pekerja Harap Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok Segera Dibersihkan

Megapolitan
Peremas Payudara Beraksi di Bojonggede, Korbannya Ibu yang Sedang Gandeng Anak

Peremas Payudara Beraksi di Bojonggede, Korbannya Ibu yang Sedang Gandeng Anak

Megapolitan
Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor Sempat Tulis Surat Wasiat untuk Keluarga

Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor Sempat Tulis Surat Wasiat untuk Keluarga

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com