Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Zoe Levana Mengaku Tak Sengaja Terobos Jalur Transjakarta, Berujung Terjebak 4 Jam

Kompas.com - 22/05/2024, 16:55 WIB
Baharudin Al Farisi,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selebritas TikTok, Zoe Levana (18), mengaku, ia dan ibundanya, Lilyana (45), tidak sengaja menerobos jalur Transjakarta di Jalan Pluit Permai, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (19/5/2024) pukul 13.00 WIB.

Saat itu, Zoe duduk di kursi penumpang. Sementara, Lilyana yang mengemudikan kendaraan roda empat dengan nomor polisi B 2851 UIQ itu.

Mereka sedianya hendak membayar pajak mobil. Namun, kata Zoe, saat tiba, kantor tempat mereka membayar pajak sudah tutup.

“(Akhirnya) kami mau banting ke jalur kiri, (tapi) di situ tergiring oleh mobil, karena ramai dan macet,” ujar Zoe di Samsat Jakarta Utara Utara dan Pusat, Rabu (22/5/2024).

Oleh karena itu, Zoe berujar, ia dan ibundanya tidak sengaja memasuki jalur Transjakarta atau busway.

“Dari situ kami sebelumnya tidak sadar kalau itu jalur busway. Kami sadar ketika ada bus yang berhenti di depan, akhirnya kita panik. Kami mau mundur ke belakang, tapi ada bus juga di situ,” ucap dia.

Baca juga: Diperiksa Polisi, Zoe Levana Cerita Kronologi Terjebak di Jalur Transjakarta Selama 4 Jam

Zoe dan ibundanya sempat turun dari kendaraan dan meminta kepada sopir Transjakarta yang ada di belakang dan depan mobil untuk memberikan jalan. Namun, para sopir enggan.

“Kami tanya sama bapak sopir di belakang, 'Pak, mundur dong, Pak'. Dia bilang enggak bisa, karena ada dua bus lagi di belakang, terkoneksi gitu,” kata Zoe.

Atas situasi tersebut, Zoe hanya bisa menunggu selama empat jam sampai bus Transjakarta terisi penumpang dan kembali melaju.

“Kita di situ menunggu sampai benar-benar empat jam. Karena busnya jalan saja, bus di depan jalan satu-satu, karena penumpangnya mulai penuh akhirnya bisa keluar,” ungkap Zoe.

Lebih lanjut, Zoe bilang, dirinya membuat konten terjebak di busway atas permintaan salah satu sopir Transjakarta.

“(Saat terjebak usai terobos busway), kita ngobrol sama bapak sopirnya. Dia bilang, ‘Bu, tolong dong ini diviralkan untuk busway-nya. Karena akhir-akhir ini kurang ramai seperti biasanya’,” kata Zoe menirukan keluhan sopir Transjakarta.

Atas permintaan itu, Zoe akhirnya membuat video yang lantas viral di media sosial. Kendati demikian, Zoe mengakui bahwa ia tidak menjelaskan maksud dan tujuan dari kontennya tersebut.

“Cuma mengucapkan, ‘saya stuck’. Saya enggak bilang kalau kenapa saya bikin video itu. Makanya saya di sini klarifikasi, video itu dibuat karena saya tergerak dengan kendaraan umum di Indonesia di mana mereka itu kurang exposure-nya,” ucap dia.

Adapun video tersebut viral setelah diunggah oleh Zoe di akun Tiktok pribadinya, @zoelevana.

Dalam video itu, Zoe terlihat turun dari kendaraan dan menunjukan kondisi mobilnya yang terjebak di tengah-tengah antrean bus Transjakarta.

"Kita enggak sengaja masuk ke jalur busway karena mamah salah setir (mobil). Kemudian, di depan ada bus enggak jalan dari tadi, di belakang juga ada bus, kita stuck, dan di sini ada ini (samping kiri ada pembatas jalan) jadi kita enggak bisa jalan guys," kata Zoe dalam video itu.

Zoe juga memperlihatkan antrean bus di depan mobilnya terlihat begitu mengular. Sementara di belakang mobil Zoe, beberapa bus Transjakarta juga sudah mengantre, sehingga mobil selebgram itu tidak bisa keluar dari jalur.

"Solusinya gimana? Please komen di bawah, saya panik ini empat jam, katanya ini sampai jam empat," sambung Zoe.

Baca juga: Polisi Tilang Zoe Levana Usai Terobos Jalur Transjakarta

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Problematika Rumah Subsidi, Banyak Pembeli Bertujuan Investasi demi Untung Besar

Problematika Rumah Subsidi, Banyak Pembeli Bertujuan Investasi demi Untung Besar

Megapolitan
Pengamat: Harga Rumah Subsidi Rp 160 Juta-Rp 240 Juta Sulit Diwujudkan sebagai Hunian Layak

Pengamat: Harga Rumah Subsidi Rp 160 Juta-Rp 240 Juta Sulit Diwujudkan sebagai Hunian Layak

Megapolitan
Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Megapolitan
Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu 'Dijebak' Tetangga

Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu "Dijebak" Tetangga

Megapolitan
Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Megapolitan
Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Megapolitan
Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik 'Wedding Organizer' yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Polisi Tangkap Pemilik "Wedding Organizer" yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Megapolitan
Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Megapolitan
KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com