Kamis, 31 Juli 2014

News / Megapolitan

Unjuk Rasa

Aksi 1.000 Motor Usir Dubes Malaysia

Rabu, 22 September 2010 | 12:47 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) akan mengadakan aksi konvoi 1.000 motor sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Malaysia.

Mereka akan berkeliling untuk memberikan ultimatum kepada warga negara Malaysia, termasuk Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, agar meninggalkan Indonesia. "Pukul 13.00 kami akan mulai jalan dari sini. Pertama, kami akan ke rumah Dubes Malaysia di daerah Patra Kuningan, kemudian ke mal dan hotel yang kami ketahui banyak warga Malaysia," ucap Doni Hutabarat, Humas Bendera, Rabu (22/9/2010) di Markas Bendera yang berlokasi di Jalan Diponegoro Nomor 58, Jakarta Pusat.

Ia mengungkapkan, dalam aksi tersebut mereka akan memberikan ultimatum kepada Dubes Malaysia untuk Indonesia dan warga negara Malaysia yang berada di Indonesia agar meninggalkan Indonesia dalam waktu 2 x 24 jam jika tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Aksi tersebut dilakukan Bendera sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap negara tetangga Malaysia yang dianggap telah melecehkan kehormatan bangsa Indonesia, dimulai dari penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan oleh kepolisian Malaysia hingga peristiwa penganiayaan dan pemerkosaan, yang baru saja terjadi pada 13 September lalu, terhadap TKI asal Lampung, Wanfaidah.

Berdasarkan pantauan di Markas Bendera, suasana Markas Bendera mulai ramai dengan kendaraan roda dua. Mereka bersiap-siap untuk melakukan aksi konvoi 1.000 motor dengan tujuan pertama rumah Dubes Malaysia untuk Indonesia.

"Nanti akan ada sekitar 500 motor, itu berdasarkan hasil akhir pertemuan kemarin. Tidak hanya dari Bendera, tetapi juga dari klub-klub motor dan masyarakat yang kecewa akan Malaysia," lanjutnya.


Editor : Glori K. Wadrianto