Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Memar Biru di Tubuh Della Caroline

Kompas.com - 05/08/2013, 07:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anna Susanti (57), ibu dari Della Caroline (34), mantan model Look Elite dan mantan pemain sinetron yang terkenal pada tahun 2005 sampai 2006, terlihat sedih ketika mengetahui kalau buah hatinya ditemukan tewas di sebuah Apartemen Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2013) dini hari.

"Tadi jam 6 pagi, saya ditelepon kepolisian Tebet, katanya Della anak saya meninggal di Apartemen Casablanca," kata Anna kepada wartawan di RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (4/8/2013).

Anna menceritakan, ditemukan luka memar berwarna biru di leher bagian belakang dan bagian dahi Della. Awalnya, dia tidak ingin jenazah Della diotopsi karena tidak ada biaya. Namun, teman-teman Della menyuruh agar jenazah mantan model itu harus diotopsi di RSCM.

"Kalau lebih jelasnya diotopsi dulu ya. Sebetulnya penasaran, cuma tadi enggak ada biaya. Kata teman-temannya disuruh lanjut (otopsi)," katanya.

Kemudian, Anna menceritakan bahwa anaknya sudah lama tidak menjadi model. Kini, dia sudah menjadi karyawati di sebuah perusahaan swasta.

Kata Anna, dirinya tidak mengetahui kebiasaan putrinya yang suka menenggak minuman beralkohol. Hal ini dikarenakan korban berbeda tempat tinggal dengan sang ibu. Putrinya itu menetap di salah satu rumah kos di daerah Jakarta Barat dan bukan di Apartemen Casablanca.

"Dulu pernah jadi model. Sekarang kerja kantoran, jadinya gemuk dan kemudian berhenti. Anak saya kos di Rawa Belong dan bukan di apartemen," katanya.

Menurut Anna, sebelum ditemukan tewas, korban terlihat sehat dan ceria. Namun, dalam kesehariannya Della memang agak sedikit tertutup.
"Terakhir ketemu sehat. Enggak tau kalau suka minum-minum, soalnya dia kan kos. Dia jarang cerita yang susah-susah. Jumat sempat ke rumah di Tanah Àbang," katanya.

Anna juga mengaku tidak mengenal Mr Kumar, pemilik kamar apartemen tempat Della tewas. "Enggak tahu kapan punya teman orang sana. Kata polisi, dia orang India dan cowok," tuntasnya.

Rencananya, Della akan dimakamkan di TPU Petamburan, Senin (5/8/2013) pagi. Pemakaman itu dilaksanakan setelah melakukan otopsi. "Besok dimakamkan di Petamburan jam 10 atau 11 pagi udah berangkat," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Maling Motor 'Ngadu' ke Ibunya Lewat 'Video Call' Saat Tertangkap Warga: Mak, Tolongin...

Maling Motor 'Ngadu' ke Ibunya Lewat 'Video Call' Saat Tertangkap Warga: Mak, Tolongin...

Megapolitan
Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Sediakan Alat Pijat dan 'Treadmill' untuk Calon Jemaah Haji

Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Sediakan Alat Pijat dan "Treadmill" untuk Calon Jemaah Haji

Megapolitan
Penampakan Rumah TKP Penusukan Seorang Ibu oleh Remaja Mabuk di Bogor, Sepi dan Tak Ada Garis Polisi

Penampakan Rumah TKP Penusukan Seorang Ibu oleh Remaja Mabuk di Bogor, Sepi dan Tak Ada Garis Polisi

Megapolitan
Anggap Pendaftaran Cagub Independen DKI Formalitas, Dharma Pongrekun: Mustahil Kumpulkan 618.000 Pendukung

Anggap Pendaftaran Cagub Independen DKI Formalitas, Dharma Pongrekun: Mustahil Kumpulkan 618.000 Pendukung

Megapolitan
Resahnya Arya Naik JakLingko, Dapat Sopir Ugal-ugalan yang Tengah Diteror 'Debt Collector'

Resahnya Arya Naik JakLingko, Dapat Sopir Ugal-ugalan yang Tengah Diteror "Debt Collector"

Megapolitan
3 Jenazah Korban Kebakaran Kapal di Muara Baru Diketahui Identitasnya

3 Jenazah Korban Kebakaran Kapal di Muara Baru Diketahui Identitasnya

Megapolitan
Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Tambah Fasilitas 'One Stop Service' untuk Calon Jemaah

Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Tambah Fasilitas "One Stop Service" untuk Calon Jemaah

Megapolitan
Polisi Sebut STIP Terbuka dalam Penyidikan Kasus Tewasnya Taruna yang Dianiaya Senior

Polisi Sebut STIP Terbuka dalam Penyidikan Kasus Tewasnya Taruna yang Dianiaya Senior

Megapolitan
Maling Motor di Tebet Sempat Masuk ICU gara-gara Dikeroyok Warga

Maling Motor di Tebet Sempat Masuk ICU gara-gara Dikeroyok Warga

Megapolitan
“Kalau Bung Anies Berniat Maju Pilkada DKI Lewat PDI-P, Silakan Daftar'

“Kalau Bung Anies Berniat Maju Pilkada DKI Lewat PDI-P, Silakan Daftar"

Megapolitan
Jelang Pilkada 2024, Satpol PP DKI Minta Parpol Izin Saat Pasang Alat Peraga Kampanye

Jelang Pilkada 2024, Satpol PP DKI Minta Parpol Izin Saat Pasang Alat Peraga Kampanye

Megapolitan
Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Kebut Persiapan, Prioritaskan Jemaah Lansia

Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Kebut Persiapan, Prioritaskan Jemaah Lansia

Megapolitan
Tepergok Hendak Curi Motor, Maling di Koja 'Video Call' Ibunya Saat Diciduk Warga

Tepergok Hendak Curi Motor, Maling di Koja "Video Call" Ibunya Saat Diciduk Warga

Megapolitan
Kronologi Remaja Tikam Seorang Ibu di Bogor, Berawal dari Mabuk dan Panik

Kronologi Remaja Tikam Seorang Ibu di Bogor, Berawal dari Mabuk dan Panik

Megapolitan
Maju Pilkada DKI Jalur Independen, Dharma Pongrekun: Mau Selamatkan Rakyat

Maju Pilkada DKI Jalur Independen, Dharma Pongrekun: Mau Selamatkan Rakyat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com