Sabtu, 1 November 2014

News / Megapolitan

Selasa, Perhitungan Suara Pileg di DKI Rampung

Selasa, 15 April 2014 | 02:12 WIB
KOMPAS Hasil hitung cepat tiga lembaga survei atas Pemilu Legislatif 2014.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta masih melakukan proses penghitungan suara untuk calon legislatif DPR, DPRD DKI, dan DPD. Partisipasi pemilih dalam Pemilu Legislatif 2014 di DKI Jakarta diperkirakan meningkat dibandingkan Pemilu Legislatif 2009.

"Kami masih tunggu hasil rekap selesai. Selasa (15/4/2014), batas terakhir penghitungan suara di kelurahan," kata Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno, saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Senin (14/4/2014). Dia mengatakan, penghitungan berikutnya adalah untuk tingkat kecamatan, dijadwalkan pada 16 dan 17 April 2014.

Penetapan perolehan kursi setiap partai politik dari Pemilu Legilslatif 2014, ujar Sumarno, baru akan dilakukan setelah 100 persen suara pemilih masuk ke KPU DKI. Mantan Ketua Pokja Sosialisasi KPU DKI itu mengatakan belum dapat melakukan evaluasi Pileg 2014 dibandingkan dengan Pemilu 2009.

Menurut dia evaluasi belum dapat dilakukan sampai semua penghitungan suara rampung. Jumlah tempat pemungutan suara di DKI Jakarta untuk Pemilu 2014 mencapai 17.000 buah. "Kan tidak mungkin kalau harus dilihat satu persatu. Nanti kalau penghitungan suara sudah sampai KPU kota/kabupaten, kami baru bisa dapat gambarannya," kata Sumarno. 

Partisipasi ditengarai meningkat
 
Kendati demikian, menurut Sumarno, antusiasme pemilih pada Pemilu Legislatif 2014 melampaui Pemilu Legislatif 2009. Ia berharap, setelah real-count selesai dilaksanakan, akan didapat jumlah pemilih yang tak menggunakan hak pilihnya berkurang.

Sumarno berpendapat peningkatan penggunaan hak pilih ini terjadi karena ada kepedulian dan keinginan masyarakat mengubah Indonesia menjadi lebih baik juga meningkat. Peningkatan kesadaran politik, ujar dia, menggugah masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilih itu.

Namun, kata Sumarno, tak sedikit pula masyarakat yang tak puas dan tak percaya dengan partai politik maupun berbagai janji yang didengungkan para calon anggota legislatif. "Makanya target pemilih yang paling realistis adalah 75 persen, bukan 85, 90, apalagi 100 persen," ujar dia.

Berdasarkan data sementara dari KPU, suara sah di DKI Jakarta untuk pemilihan anggota DPR mencapai 1.904.181 suara, DPRD DKI 1.808.446 suara, dan DPD 348.910 suara.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Palupi Annisa Auliani