Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Walkot Jakbar Usulkan Tiap Kelurahan Punya Perahu Karet untuk Evakuasi Korban Banjir

Kompas.com - 14/01/2020, 08:25 WIB
Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi mengatakan penting sekali penyediaan perahu karet kecil di tingkat kelurahan guna menangani permasalah banjir secara cepat.

"Di kelurahan, juga mempunyai kewenangan membeli perahu karet yang sifatnya kecil saja," kata Rustam di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (13/1/2020).

Menurut Rustam, pentingnya ketersediaan perahu karet di tingkat kelurahan karena merupakan titik kumpul masyarakat yang terdampak banjir.

Kendati begitu, Rustam mengatakan, anggaran untuk membeli perahu di tiap kelurahan hingga ini belum berjalan maksimal.

Baca juga: Sulit Evakuasi Saat Banjir, Wali Kota Jakbar Usul Dinas Damkar Beli Perahu Karet 

"Justru paling terdepan adalah kelurahan untuk evakuasi. Nanti kita diskusikan boleh tidak tiap kelurahan membeli perahu karet kecil-kecil seperti itu," kata Rustam.

Rustam menyampaikan ini dalam rapat bersama Komisi A DPRD DKI dan para SKPD.

Bahkan, Rustam sampai mencontohkan sewaktu menjadi Camat pada tahun 2007 dirinya dan warga rela swadaya untuk pengadaan perahu karet yang kecil.

"Tahun 2007 waktu saya camat sampai beli perahu yang kecil-kecil, itulah untuk mengatasi itu (banjir) dan itu memang swadaya," ucap Rustam.

Diberitakan sebelumnya, Rustam Effendi mengusulkan kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan serta Satpol PP menambah anggaran untuk perahu dan program-program dalam menanggulangi bencana sampai tingkat kelurahan.

Hal ini berkaca pada musibah banjir yang menimpa Jakarta di awal tahun 2020.

Baca juga: Siaga Banjir, Pemkab Tangerang Akan Bekali Tiap Kecamatan dengan Perahu Karet

"Anggaran perahu barang kali perlu, petugas pemadam kebakaran dan Satpol PP mungkin lebih banyak pogram dan alokasikan dana," ucap Rustam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Massa Buruh Nyalakan 'Flare' dan Kibarkan Bendera di Monas

Massa Buruh Nyalakan "Flare" dan Kibarkan Bendera di Monas

Megapolitan
Ribuan Buruh Ikut Aksi 'May Day', Jalanan Jadi 'Lautan' Oranye

Ribuan Buruh Ikut Aksi "May Day", Jalanan Jadi "Lautan" Oranye

Megapolitan
Bahas Diskriminasi di Dunia Kerja pada Hari Buruh, Aliansi Perempuan: Muka Jelek, Eh Tidak Diterima...

Bahas Diskriminasi di Dunia Kerja pada Hari Buruh, Aliansi Perempuan: Muka Jelek, Eh Tidak Diterima...

Megapolitan
Ribuan Polisi Amankan Aksi 'May Day', Kapolres: Tidak Bersenjata Api untuk Layani Buruh

Ribuan Polisi Amankan Aksi "May Day", Kapolres: Tidak Bersenjata Api untuk Layani Buruh

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com