Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyak Lubang di Jalan Rasuna Said, Pengendara Motor Khawatir Timbul Korban

Kompas.com - 11/01/2023, 20:28 WIB
Muhammad Isa Bustomi,
Jessi Carina

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan HR Rasuna Said di Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan berlubang di beberapa titik.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, lubang tersebut tersebar di beberapa titik di sepanjang jalan tersebut.

Lubang tersebut memiliki diameter yang berbeda. Lokasinya pun berdekatan satu dengan yang lainnya.

Beberapa lubang berada di Jalan Rasuna Said dari arah Mampang Prapatan ke Menteng. 

Lubang paling parah itu berada di Jalan HR Rasuna Said sebelum naik ke flyover 66. Bahkan ada dua barrier yang diletakan di tengah jalan yang berlubang.

Baca juga: Profil Kuncoro Wibowo Dirut PT Transjakarta yang Baru: Sempat Jabat Dirut BGR Logistic hingga Direktur KAI

Diduga kerusakan jalan itu akibat adanya proyek pembangunan LRT yang lokasinya berada dekat dengan lubang di jalan tersebut.

Ismail (47), pengendara motor yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang itu.

"Bahaya. Karena lubang-lubang itu adanya di tengah jalan. Biasanya, ini pengalaman pribadi juga, pengendara bisa hantam lubang karena lubang ketutup mobil di depan," ujar Ismain di lokasi, Rabu (11/1/2023).

Ismail mengatakan, ia kerap melintasi Jalan HR Rasuna Said dalam aktivitas sehari-hari saat membawa penumpang maupun mengantar makanan.

Baca juga: Lecehkan Perempuan di Gang Sempit Koja, Pelaku Begal Payudara Mengaku Ingat Mantan Pacar

"Iya saya kan (narik penumpang) daerah sini. Rumah di Tebet, jadi muter-muter ini aja, jadi ya sering lewat sini," kata Ismail.

Ismail berharap jalan rusak tersebut dapat segera diperbaiki karena bisa membahayakan pengendara khususnya sepeda motor yang melintas di lokasi.

"Harapan ya bisa segera diperbaiki. Khawatir nanti menimbulkan korban akibat lubang jalan itu," ucap Ismail.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Massa Buruh Nyalakan 'Flare' dan Kibarkan Bendera di Monas

Massa Buruh Nyalakan "Flare" dan Kibarkan Bendera di Monas

Megapolitan
Ribuan Buruh Ikut Aksi 'May Day', Jalanan Jadi 'Lautan' Oranye

Ribuan Buruh Ikut Aksi "May Day", Jalanan Jadi "Lautan" Oranye

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com