Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dukung Ganjar-Mahfud, Abdee Slank Mundur dari Komisaris Telkom

Kompas.com - 20/01/2024, 15:09 WIB
Tria Sutrisna,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Abdi Negara Nurdian alias Abdee Slank mundur dari jabatan Komisaris Independen PT Telkom Indonesia.

Abdee menjelaskan, surat pengunduran diri dari badan usaha milik negara (BUMN) itu telah dilayangkan sejak 19 Januari 2024.

“Jadi per hari Jumat kemarin, jam 5 sore, saya sudah melayangkan surat pengunduran diri,” ujar Abdee di Jalan Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2024).

Baca juga: Slank Resmi Dukung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024

Pengunduran dirinya sebagai komisaris independen PT Telkom Indonesia dilakukan karena dia dan personel grup musik Slank mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada Pemilu 2024.

“Soalnya tadi banyak yang nanya kok komisaris ada di sini. Biar tidak ada dusta di antara kita, dan untuk menghormati peraturan yang ada,” kata Abdee.

Diberitakan sebelumnya, Grup musik Slank resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Sabtu (20/1/2024).

Deklarasi dukungan disampaikan semua personel slank di markas Slank yang berlokasi di Jalan Potlot III, Jakarta Selatan.

“Per hari ini bisa kami deklarasikan, hari ini kami Slank mendukung Ganjar-Mahfud,” ujar Bimbim mewakil para personel Slank lainnya, Sabtu.

Ganjar-Mahfud hadir secara langsung di lokasi untuk menerima dukungan tersebut.

Baca juga: Ganjar-Mahfud Akan Hadiri Deklarasi Dukungan dari Slank Hari Ini

Menurut Bimbim, Slank dan para penggemarnya, yakni Slankers, telah memberikan sejumlah ide dan gagasan ke Ganjar-Mahfud.

Dia meyakini bahwa pasangan calon nomor urut 3 ini bisa menjalankannya jika nantinya memenangi Pemilu 2024.

“Syarat kami ngasih satu ide yang kami masih nama revolusi cinta. ada beberapa yang slank dan Slanker minta. Insya Allah niscaya kalau menang bisa dijalankan,” pungkas Bimbim.

Untuk diketahui, bukan kali pertama Slank menyatakan dukungan kepada kandidat tertentu dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres).

Sebelumnya, Slank merupakan salah satu musisi yang mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2014 dan 2019.

Baca juga: Ganjar Datangi Markas Slank di Potlot III Jakarta Selatan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menyusuri Jalan yang Dilalui Para Korban Tragedi 12 Mei 1998...

Menyusuri Jalan yang Dilalui Para Korban Tragedi 12 Mei 1998...

Megapolitan
Sosok Dimas Aditya Korban Kecelakaan Bus Ciater Dikenal Tak Mudah Marah

Sosok Dimas Aditya Korban Kecelakaan Bus Ciater Dikenal Tak Mudah Marah

Megapolitan
Dua Truk TNI Disebut Menerobos CFD Jakarta, Ini Klarifikasi Kapendam Jaya

Dua Truk TNI Disebut Menerobos CFD Jakarta, Ini Klarifikasi Kapendam Jaya

Megapolitan
Diiringi Isak Tangis, 6 Korban Kecelakaan Bus Ciater Dimakamkan di TPU Parung Bingung

Diiringi Isak Tangis, 6 Korban Kecelakaan Bus Ciater Dimakamkan di TPU Parung Bingung

Megapolitan
Titik Terang Kasus Mayat Terbungkus Sarung di Pamulang: Terduga Pelaku Ditangkap, Identitas Korban Diketahui

Titik Terang Kasus Mayat Terbungkus Sarung di Pamulang: Terduga Pelaku Ditangkap, Identitas Korban Diketahui

Megapolitan
3 Pelajar SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus Dishalatkan di Musala Al Kautsar Depok

3 Pelajar SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus Dishalatkan di Musala Al Kautsar Depok

Megapolitan
Isak Tangis Iringi Kedatangan 3 Jenazah Korban Kecelakaan Bus Ciater: Enggak Nyangka, Pulang-pulang Meninggal...

Isak Tangis Iringi Kedatangan 3 Jenazah Korban Kecelakaan Bus Ciater: Enggak Nyangka, Pulang-pulang Meninggal...

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pria Dalam Sarung di Pamulang Ditangkap

Terduga Pembunuh Pria Dalam Sarung di Pamulang Ditangkap

Megapolitan
Pemprov DKI Lepas Ratusan Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Jakarta

Pemprov DKI Lepas Ratusan Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Jakarta

Megapolitan
Pesan Terakhir Guru SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus di Ciater Subang

Pesan Terakhir Guru SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus di Ciater Subang

Megapolitan
Gratis Untuk Anak Pejuang Kanker, Begini Syarat Menginap di 'Rumah Anyo'

Gratis Untuk Anak Pejuang Kanker, Begini Syarat Menginap di 'Rumah Anyo'

Megapolitan
Gelar 'Napak Reformasi', Komnas Perempuan Ajak Masyarakat Mengingat Tragedi 12 Mei 1998

Gelar "Napak Reformasi", Komnas Perempuan Ajak Masyarakat Mengingat Tragedi 12 Mei 1998

Megapolitan
Jatuh Bangun Pinta Mendirikan 'Rumah Anyo' Demi Selamatkan Para Anak Pejuang Kanker

Jatuh Bangun Pinta Mendirikan 'Rumah Anyo' Demi Selamatkan Para Anak Pejuang Kanker

Megapolitan
Saat Epy Kusnandar Ditangkap karena Narkoba, Diam Seribu Bahasa

Saat Epy Kusnandar Ditangkap karena Narkoba, Diam Seribu Bahasa

Megapolitan
Misteri Mayat Pria Terbungkus Sarung di Pamulang, Diduga Dibunuh Lalu Dibuang

Misteri Mayat Pria Terbungkus Sarung di Pamulang, Diduga Dibunuh Lalu Dibuang

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com