Salin Artikel

Warga Bisa Ganti dan Perpanjang Paspor di Mal Pelayanan Publik DKI

Namun, stan Ditjen Imigrasi di Mal Pelayanan Publik itu dibuka hanya untuk melayani perpanjangan atau penggantian paspor lama ke paspor baru. Stan yang berada di lantai 3 mal ini tidak bisa melayani pembuatan paspor baru.

"Ini untuk penggantian paspor. Kalau pas daftar kan itu ada tulisannya khusus penggantian paspor," ujar seorang petugas Kantor Imigrasi Jakarta Selatan Christine di Mal Pelayanan Publik, Senin (16/4/2018).

Christine menyampaikan, untuk memperpanjang atau mengganti paspor di stan tersebut, warga harus daftar online terlebih dahulu di laman antrean.imigrasi.go.id dan pilih Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta.

Warga nantinya tinggal datang ke stan Ditjen Imigrasi di Mal Pelayanan Publik sesuai waktu yang ditentukan.

"Jadi, dia (warga) datang sesuai dengan jadwalnya. Ngambil nomor antrean di lantai 1, nanti dia ke atas, lantai 3, untuk dipanggil nomor antreannya," kata Christine.

Saat datang, warga harus sudah membawa syarat-syarat untuk memperpanjang paspor tersebut, yakni KTP dan paspor yang lama beserta fotokopinya di kertas A4 (jangan digunting sesuai ukuran KTP/paspor).

Pengambilan data bimometrik, sidik jari, hingga foto langsung dilakukan saat pertama kali datang ke stan tersebut.

"Setelah itu, paspor biasa jadinya 3-4 hari kerja, paspor elektronik 7 hari kerja," ucap Christine.

Warga dipersilakan datang kembali ke stan Ditjen Imigrasi Mal Pelayanan Publik untuk mengambil paspor baru tersebut.

Warga diimbau untuk memperhitungkan waktu selesainya paspor baru mereka dari hari mereka mengurus paspor tersebut.

Stan Ditjen Imigrasi di Mal Pelayanan Publik ini buka setiap hari Senin-Jumat, pukul 08.00-16.00.

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/16/12581001/warga-bisa-ganti-dan-perpanjang-paspor-di-mal-pelayanan-publik-dki

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Megapolitan
Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

Megapolitan
Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Megapolitan
Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Megapolitan
Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Megapolitan
Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Megapolitan
Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Megapolitan
Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

Megapolitan
Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.