Salin Artikel

Dikunjungi Para Relawan, Pepen Minta Pendukung Tidak Larut dalam Euforia

Sebuah tenda berdiri di depan rumah Rahmat.

Selain itu, terlihat para relawannya juga berkumpul di dalam tenda tersebut. 

"Ya di rumah saja, rileks dulu," kata pria yang akrab disapa Pepen itu, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis. 

Di rumahnya, Pepen juga menerima tamu seperti relawan, tokoh, dan ulama.

Mereka terlihat mengucapkan selamat atas kemenangan versi quick count di Pilkada Kota Bekasi 2018.

Meski unggul dalam quick count, Pepen masih akan menunggu hasil resmi yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi pada 9 Juli. 

Selain itu, ia juga meminta para pendukungnya tidak larut dalam euforia kemenangan versi hitung cepat.

"Tapi saya pesan jangan ada euforia, jangan ada pesta kemenangan. Pesta kemenangannya itu adalah pesta mensyukuri apa yang diberikan Allah SWT kepada kita," ujarnya. 

Berdasarkan hasil quick count, pasangan calon Rahmat Effendi-Tri Adhianto unggul dari pasangan calon Nur Supriyanto-Adhy Firdaus.

Hasil quick count lembaga survei Median, pasangan Pepen-Tri memperoleh 67,82 persen suara, sedangkan pasangan Nur-Adhy memperoleh 32,18 persen suara.

Pepen merupakan petahana yang telah menyelesaikan kepemimpinannya sebagai Wali Kota Bekasi sejak 10 Maret 2018.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat Ruddy Gandakusumah menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi. 

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/28/17234331/dikunjungi-para-relawan-pepen-minta-pendukung-tidak-larut-dalam-euforia

Terkini Lainnya

Bantah Pernyataan Ketua STIP soal Tak Ada Lagi Perpeloncoan, Alumni: Masih Ada, tapi pada Enggak Berani Berkoar

Bantah Pernyataan Ketua STIP soal Tak Ada Lagi Perpeloncoan, Alumni: Masih Ada, tapi pada Enggak Berani Berkoar

Megapolitan
Remaja Tusuk Seorang Ibu di Bogor Hingga Pisau Patah

Remaja Tusuk Seorang Ibu di Bogor Hingga Pisau Patah

Megapolitan
Jukir Liar Minimarket Ikhlas “Digusur” Asal Pemerintah Beri Pekerjaan Baru

Jukir Liar Minimarket Ikhlas “Digusur” Asal Pemerintah Beri Pekerjaan Baru

Megapolitan
Warga Bekasi Tewas Tertabrak Kereta di Kemayoran karena Terobos Palang Pelintasan

Warga Bekasi Tewas Tertabrak Kereta di Kemayoran karena Terobos Palang Pelintasan

Megapolitan
Manjakan Lansia, Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Tak Lagi Pakai Tempat Tidur Tingkat

Manjakan Lansia, Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Tak Lagi Pakai Tempat Tidur Tingkat

Megapolitan
KAI Commuter: Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang Picu Pertumbuhan Ekonomi Lokal

KAI Commuter: Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang Picu Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Megapolitan
Tiga Jenazah ABK Kapal yang Terbakar di Muara Baru Telah Dijemput Keluarga

Tiga Jenazah ABK Kapal yang Terbakar di Muara Baru Telah Dijemput Keluarga

Megapolitan
Gangguan Jiwa Berat, Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Sempat Dirawat di RSJ

Gangguan Jiwa Berat, Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Sempat Dirawat di RSJ

Megapolitan
Jika Profesinya Dihilangkan, Jukir Liar Minimarket: Rawan Maling Motor dan Copet!

Jika Profesinya Dihilangkan, Jukir Liar Minimarket: Rawan Maling Motor dan Copet!

Megapolitan
Polisi: Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Alami Gangguan Kejiwaan Berat

Polisi: Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Alami Gangguan Kejiwaan Berat

Megapolitan
Imbas Tanah Longsor, Warga New Anggrek 2 GDC Depok Khawatir Harga Rumah Anjlok

Imbas Tanah Longsor, Warga New Anggrek 2 GDC Depok Khawatir Harga Rumah Anjlok

Megapolitan
Kisah Iyan, Korban Banjir Cipayung yang Terpaksa Mengungsi ke Rumah Mertua 2 Bulan Lamanya...

Kisah Iyan, Korban Banjir Cipayung yang Terpaksa Mengungsi ke Rumah Mertua 2 Bulan Lamanya...

Megapolitan
Maling Motor 'Ngadu' ke Ibunya Lewat 'Video Call' Saat Tertangkap Warga: Mak, Tolongin...

Maling Motor 'Ngadu' ke Ibunya Lewat 'Video Call' Saat Tertangkap Warga: Mak, Tolongin...

Megapolitan
Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Sediakan Alat Pijat dan 'Treadmill' untuk Calon Jemaah Haji

Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Sediakan Alat Pijat dan "Treadmill" untuk Calon Jemaah Haji

Megapolitan
Penampakan Rumah TKP Penusukan Seorang Ibu oleh Remaja Mabuk di Bogor, Sepi dan Tak Ada Garis Polisi

Penampakan Rumah TKP Penusukan Seorang Ibu oleh Remaja Mabuk di Bogor, Sepi dan Tak Ada Garis Polisi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke