Salin Artikel

Warga Protes Keberadaan Tempat Pemotongan Ayam di Johar Baru

Tempat usaha yang sudah beroperasi sejak tahun 1992 ini berdempetan langsung dengan permukiman warga.

Selain itu, berdekatan dengan SDN Kampung Rawa 01 dan Kantor Lurah Kampung Rawa.

Salah satu warga RT 001 Kampung Rawa, Zulkarnaen, mengaku khawatir tempat penampungan dan pemotongan ayam ini berimbas ke kesehatan warga.

“Saya khawatir jika penampungan dan pemotongan ini dilanjutkan dapat berakibat pada kesehatan warga karena aroma yang dihasilkan,” ujar Zulkarnaen di Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Ia mengatakan, limbah dari penampungan dan pemotongan ayam juga membuat air kali Johar Baru tercemar.

Warga lain, Suparno, juga mengungkapkan hal yang sama.

“Iya bayangin aja setiap hari truk-truk berisi ayam lewat kawasan kami yang sebenernya tidak cukup untuk masuk truk. Lalu bau ayamnya kalau mengudara itu bener-bener tercium,” kata Suparmo.

Selain itu, usaha penampungan dan pemotongan ayam tersebut ternyata tidak memiliki izin usaha.

"Sebenernya kan tahun 2004 izin usaha dia sudah habis, tapi dia masih saja beroperasi. Ini itu melanggar Perda DKI nomor 4 tahun 2007," kata Mansyur.

Warga yang mengeluhkan beroperasinya usaha tersebut kemudian menyampaikan keluhan ke Kantor Lurah Kampung Rawa.

Keluhan itu juga disampaikan kepada Kecamatan Johar Baru serta perwakilan dari Suku Dinas KPKP (Ketahanan Pangan, Kelautan dan, Pertanian) dan disaksikan pemilik usaha penampungan dan pemotongan ayam.

Bakal tutup

Erik, pemilik penampungan dan pemotongan ayam mengaku, tempat usahanya sudah tidak lagi beroperasi sejak setahun.

Ia mengakui sempat berniat untuk mengoperasikan kembali. Namun, ia berjanji akan menutup usahanya tersebut.

“Sudah tidak lagi beroperasi sejak setahun yang lalu dan kami berjanji akan menutup tempat penampungan dan pemotongan ayam ini,” kata Erik di hadapan warga.

Penampungan dan pemotongan ayam ini ditutup dan disegel oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2014.

Usaha tersebut ditutup berdasarkan Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2007 tentang pengendalian pemeliharaan dan peredaran unggas di Provinsi DKI Jakarta.

Namun, operasional usaha di lokasi masih berjalan.

Kemudian pada 2018, tempat penampungan dan pemotongan ayam milik Erick terbakar. Dampaknya, tiga rumah warga lainnya ikut terbakar.

Sejak kebakaran itu, operasional dihentikan. Namun, belakangan ini, warga mengetahui kalau Erik akan kembali membangun usaha ayam.

Warga akhirnya memutuskan menyampaikan keluhan mereka ke kantor kelurahan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/11/16341961/warga-protes-keberadaan-tempat-pemotongan-ayam-di-johar-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teknisi Listrik Tewas Terjepit di Lift Barang di Ruko Kawasan Grogol Petamburan

Teknisi Listrik Tewas Terjepit di Lift Barang di Ruko Kawasan Grogol Petamburan

Megapolitan
Pamer Pemprov DKI Bangun 33 Tower Rusun selama 2018-2022, Anies: Kerja yang Luar Biasa

Pamer Pemprov DKI Bangun 33 Tower Rusun selama 2018-2022, Anies: Kerja yang Luar Biasa

Megapolitan
Hunian di Ibu Kota Terpaksa Berbentuk Rusun, Anies: Lebarnya Jakarta Enggak Bisa Ditambah

Hunian di Ibu Kota Terpaksa Berbentuk Rusun, Anies: Lebarnya Jakarta Enggak Bisa Ditambah

Megapolitan
Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Baru Bharada E ke Polisi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Baru Bharada E ke Polisi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok, Korban dan PT Indocertes Sepakat Berdamai

Polisi Hentikan Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok, Korban dan PT Indocertes Sepakat Berdamai

Megapolitan
Imbas Hujan Deras di Depok, Genangan Air di Jalan Arief Rahman Hakim Sebabkan Kemacetan

Imbas Hujan Deras di Depok, Genangan Air di Jalan Arief Rahman Hakim Sebabkan Kemacetan

Megapolitan
Pengendara Motor Terobos Palang Pintu dan Tertabrak KA Bandara, Warga: Pas Dia Jalan, Kereta Lewat

Pengendara Motor Terobos Palang Pintu dan Tertabrak KA Bandara, Warga: Pas Dia Jalan, Kereta Lewat

Megapolitan
Anies Luncurkan Sirukim, Aplikasi Berisi Informasi soal Rumah DP Rp 0 hingga Rusunami

Anies Luncurkan Sirukim, Aplikasi Berisi Informasi soal Rumah DP Rp 0 hingga Rusunami

Megapolitan
Kecewa Notaris Mafia Tanah Divonis Ringan, Keluarga Nirina Zubir: Efek Jera yang Mana?

Kecewa Notaris Mafia Tanah Divonis Ringan, Keluarga Nirina Zubir: Efek Jera yang Mana?

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Sejumlah Saksi dan Bukti Terkait Laporan terhadap Pesulap Merah

Polisi Akan Periksa Sejumlah Saksi dan Bukti Terkait Laporan terhadap Pesulap Merah

Megapolitan
Air Mengalir Deras dari Atap Bocor di Mal Kawasan Gambir, Saksi: Air Semakin Lama Semakin Besar

Air Mengalir Deras dari Atap Bocor di Mal Kawasan Gambir, Saksi: Air Semakin Lama Semakin Besar

Megapolitan
Pohon Tumbang Menimpa Angkot di Jalan Raya Bogor, 5 Penumpang Terluka

Pohon Tumbang Menimpa Angkot di Jalan Raya Bogor, 5 Penumpang Terluka

Megapolitan
Rumah di Kawasan Senen Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Rumah di Kawasan Senen Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Lurah Sebut Lomba Panjat Pinang di Aliran Kalimalang Diganti Jadi Lomba Jalan di Atas Bambu

Lurah Sebut Lomba Panjat Pinang di Aliran Kalimalang Diganti Jadi Lomba Jalan di Atas Bambu

Megapolitan
3.200 Personel Polri Disiagakan Saat Upacara HUT Ke-77 RI di Istana Negara

3.200 Personel Polri Disiagakan Saat Upacara HUT Ke-77 RI di Istana Negara

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.