Salin Artikel

Aksi Heroik Mahligai dan Keluarganya Tangkap Perampok Bersenjata di Ciputat, Tak Gentar Diberondong Peluru

Dia sempat ditodongkan senjata dan hampir tertembak peluru airsoft gun saat menggagalkan percobaan perampokan di lingkungannya, Kamis (8/4/2021) kemarin.

Percobaan perampokan itu terjadi di salah satu rumah warga di Jalan Sukabakti I, tak jauh dari rumah Mahligai.

Pelakunya berjumlah empat orang yang ternyata masing-masing membekali diri dengan senjata.

Satu pelaku yang sedang mencoba membuka kunci pagar rumah warga berhasil diringkus Mahligai dan dua orang lain.

Dibantu adik dan keponakannya, senjata yang dibawa pelaku itu langsung dirampas agar tak bisa melawan.

Saat ditemui di kediamannya, Mahligai menceritakan kronologi peristiwa percobaan perampokan yang dilakukan oleh empat pria bersenjata tersebut.

Berawal dari kecurigaan

Peristiwa itu bermula ketika Mahligai yang tengah duduk di teras rumahnya, melihat empat orang berboncengan dua motor melintas sambil memperhatikan sekitar.

Saat melihat wajah dan kendaraan keempat pelaku, ingatan Mahligai kembali pada peristiwa perampokan yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, para pelaku pencurian sebelumnya sempat terekam kamera CCTV. Para pencuri berhasil menggasak barang berharga dari rumah warga dan melarikan diri.

Namun, warga sudah mengetahui ciri-ciri dan kendaraan para pelaku karena terekam kamera pengintai yang terpasang di sekitar lokasi.

"Mereka berhasil membawa barang di rumah warga. Kebetulan kami punya rekaman CCTV, dengan modal itulah kami membuat satu ingatan kepada para warga ini pelakunya," tutur Mahligai.

Dalam pikirannya, ciri-ciri fisik keempat pria itu, juga kendaraan yang digunakan mirip dengan pelaku perampokan rumah tetangganya.

Tanpa pikir panjang, Mahligai langsung memanggil adik dan keponakannya. Memeriksa rekaman video perampokan yang tersimpan di ponsel dua anggota keluarganya itu.

Pergoki pelaku

Merasa yakin, Mahligai bersama adik dan keponakannya memantau pergerakan keempat orang mencurigakan itu.

Saat diikuti, rombongan dua motor tersebut ternyata berhenti di depan salah satu rumah.

Satu pelaku di antaranya tampak berdiri di depan pagar rumah. Tangannya terlihat berusaha membuka paksa pagar rumah yang terkunci.

"Kami ikuti. Saat kami ikutin empat orang itu, satu orang lagi mencoba membuka kunci pagar rumah warga," ungkapnya.

Mahligai langsung mendatangi pelaku dan menanyakan tujuannya di depan rumah tersebut. Pelaku tak menjawab dan justru berusaha melarikan diri.

Pelaku disergap dan dijatuhkan ke tanah. Adik dan keponakan Mahligai langsung membantu menahan tangan pelaku yang berusaha mengambil senjata di saku celana.

"Pas ditangkap dijatuhkan itu, dia mau keluarkan senjata langsung, tapi ditangkis," tutur Mahligai.

Diberondong peluru

Melihat rekannya tertangkap, tiga rekan pelaku langsung melarikan diri menggunakan satu sepeda motor.

Di ujung Jalan Sukabakti I, ketiga pelaku berhenti dan mengeluarkan senjata. Mereka menembak berkali-kali.

Mahligai beserta adik dan keponakannya diberondong peluru mimis.

"Awalnya yang bertiga sempat mengancam dengan senjata. Di ujung jalan baru dia nembak ke arah warga," ungkap Mahligai.

Tak gentar, Mahligai dan dua anggota keluarga tetap menahan pelaku yang berhasil ditangkapnya agar tak melarikan diri.

Sampai akhirnya, warga sekitar mulai berdatangan dan membantu mengejar tiga pelaku yang belum berhasil tertangkap.

"Pelaku lain nggak bisa kepegang, yang penting kami bisa amankan satu dulu," kata Mahligai.

"Lebih dari lima kali lah saya dengar suara tembakan. Baru abis itu kabur pakai satu motor. Satu motor ketinggalan karena (sempat) dijatuhkan warga," sambungnya.

Beruntung tak ada satupun peluru airsoft gun yang mengenai Mahligai dalam penembakan tersebut.

Namun, sang adik dan keponakannya tak seberuntung Mahligai.

Mereka terkena tembak di bagian bahu dan betis sebelah kanan. Keduanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan.

"Korbannya ponakan saya, dia kena di pangkal lengan kanan. Sama adik saya kena di betis bagian dalam. Peluru airsoft gun," ungkap Mahligai.

"Alhamdulillah tidak mengkhawatirkan. Ada luka saja," sambungnya.

Kini, pelaku yang berhasil ditangkap Mahligai sudah diserahkan ke Mapolsek Ciputat Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sepucuk airsoft gun dan satu sepeda motor pelaku yang diamankan warga setempat juga sudah diserahkan ke kepolisian.

"Anggota Polsek sama Koramil sudah datang, pelaku dibawa ke Polsek. Barang buktinya senjata yang dibawa pelaku itu, sama motor," pungkas Mahligai.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Ciputat Timur Iptu Hitler Napitupulu membenarkan percobaan perampokan tersebut.

Satu orang di antaranya berhasil tertangkap dan sudah berada di Mapolsek Ciputat untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Itu percobaan pencurian. Pelaku diduga empat orang. Sudah ditangkap satu orang," ujar Hitler saat dihubungi.

Hitler belum dapat menjelaskan lebih lanjut berkait percobaan perampokan oleh keempat pelaku tersebut.

Namun, dia membenarkan bahwa pelaku sempat menodongkan senjata dan menembak warga yang memergoki aksinya.

"Kata warga sempat menembak. Senjatanya airsoft gun," pungkas Hitler.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/04/09/07131011/aksi-heroik-mahligai-dan-keluarganya-tangkap-perampok-bersenjata-di

Terkini Lainnya

Sehari Berlalu, Remaja yang Tenggelam di Kali Ciliwung Belum Ditemukan

Sehari Berlalu, Remaja yang Tenggelam di Kali Ciliwung Belum Ditemukan

Megapolitan
Polisi Masih Observasi Kondisi Kejiwaan Anak yang Bacok Ibu di Cengkareng

Polisi Masih Observasi Kondisi Kejiwaan Anak yang Bacok Ibu di Cengkareng

Megapolitan
Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Megapolitan
Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Megapolitan
Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Megapolitan
Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Megapolitan
Fakta Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Cikarang: Korban Disetubuhi lalu Dibunuh oleh Rekan Kerja

Fakta Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Cikarang: Korban Disetubuhi lalu Dibunuh oleh Rekan Kerja

Megapolitan
Kronologi Jari Satpam Gereja di Pondok Aren Digigit Sampai Putus, Pelaku Diduga Mabuk

Kronologi Jari Satpam Gereja di Pondok Aren Digigit Sampai Putus, Pelaku Diduga Mabuk

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Ditangkap di Rumah Istrinya

Pembunuh Wanita Dalam Koper Ditangkap di Rumah Istrinya

Megapolitan
DJ East Blake Nekat Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih sebab Tak Terima Diputuskan

DJ East Blake Nekat Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih sebab Tak Terima Diputuskan

Megapolitan
RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP dan Dinas Terkait Dinilai Lalai

RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP dan Dinas Terkait Dinilai Lalai

Megapolitan
7 Tahun Berdiri, Lokasi Binaan Pasar Minggu Kini Sepi Pedagang dan Pembeli

7 Tahun Berdiri, Lokasi Binaan Pasar Minggu Kini Sepi Pedagang dan Pembeli

Megapolitan
Polisi Tangkap DJ East Blake yang Diduga Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih

Polisi Tangkap DJ East Blake yang Diduga Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih

Megapolitan
Pihak Keluarga Bakal Temui Ibu Pengemis Viral yang Paksa Orang Sedekah

Pihak Keluarga Bakal Temui Ibu Pengemis Viral yang Paksa Orang Sedekah

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Setubuhi Korban Sebelum Membunuhnya

Pembunuh Wanita Dalam Koper Setubuhi Korban Sebelum Membunuhnya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke