Salin Artikel

Pengamat Logistik Berharap Penindakan Pungli Konsisten

JAKARTA, KOMPAS.com - Menanggapi atensi Presiden Joko Widodo terhadap aksi pungutan liar di kawasan Terminal Tanjung Priok, pengamat logistik Yukki Hanafi menyebut isu ini tidak hanya membahas satu wilayah saja, melainkan mewakili seluruh wilayah di Indonesia.

"Saya menangkapnya, isu ini tidak spesifik bicara soal satu tempat saja, tapi ini bersifat umum. Ini tidak hanya terjadi di sekitar pelabuhan, tapi di seluruh wilayah Indonesia," kata dia saat dihubungi, Jumat (10/6/2021).

Yukki mengaku sangat mendukung atensi yang diberikan Presiden RI. Dia berharap penindakan dapat berlangsung konsisten.

"Saya sangat mendukung, kami berharap ini merupakan penindakan yang bersifat konsisten. Jangan sampai banyak terjadi hambatan di lapangan," ungkap Yukki

Yukki berharap tindaklanjut permasalahan ini dapat dilakukan sampai ke bawah.

"Harapannya bisa ditindaklanjuti sampai ke bawah. Setelah itu secara jangka panjang juga harus dicek secara terus menerus, jangan hanya satu dua bulan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua Umun DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) ini menegaskan perlunya kolaborasi semua pihak dalam mengurangi aksi kriminalitas di jalan.

"Baik pengemudi, pemilik barang, pelaku usaha, kepolisian, dan lainnya, harus berkolaborasi untuk mencegah timbulnya celah kesempatan teejadinya kriminalitas," lanjut dia.

Sebelumnya, dikabarkan Presiden Jokowi melapor ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo perihal kriminalitas yang kerap terjadi di kawasan Terminal Tanjung Priok.

Hal ini terjadi lantaran aduan dari sopir kontainer saat kunjungan Presiden ke Terminal Tanjung Priok, Kamis (9/6/2021).

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/06/11/19383451/pengamat-logistik-berharap-penindakan-pungli-konsisten

Terkini Lainnya

Rute Bus Tingkat Wisata Transjakarta BW4

Rute Bus Tingkat Wisata Transjakarta BW4

Megapolitan
12.851 ASN di DKI Jakarta Masuk Usulan Penonaktifan NIK

12.851 ASN di DKI Jakarta Masuk Usulan Penonaktifan NIK

Megapolitan
Jaga Keakuratan, Dukcapil DKI Bakal Data 11,3 Juta Warga yang Tinggal di Jakarta

Jaga Keakuratan, Dukcapil DKI Bakal Data 11,3 Juta Warga yang Tinggal di Jakarta

Megapolitan
Pengamat: Kaesang Lebih Berpotensi Menang di Pilkada Bekasi Ketimbang di Depok

Pengamat: Kaesang Lebih Berpotensi Menang di Pilkada Bekasi Ketimbang di Depok

Megapolitan
Polda Metro Pastikan Video Soal Tepung Dicampur Narkoba Hoaks

Polda Metro Pastikan Video Soal Tepung Dicampur Narkoba Hoaks

Megapolitan
BPBD DKI Siapkan Pompa 'Mobile' untuk Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

BPBD DKI Siapkan Pompa "Mobile" untuk Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Megapolitan
Ini 9 Wilayah di Pesisir Jakarta yang Berpotensi Banjir Rob hingga 29 Mei 2024

Ini 9 Wilayah di Pesisir Jakarta yang Berpotensi Banjir Rob hingga 29 Mei 2024

Megapolitan
Komplotan Maling Gasak Rp 20 Juta dari Kios BRILink di Bekasi

Komplotan Maling Gasak Rp 20 Juta dari Kios BRILink di Bekasi

Megapolitan
Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Megapolitan
KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Megapolitan
KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

Megapolitan
Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Megapolitan
Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Megapolitan
Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke