Salin Artikel

Vaksinasi Drive Thru Dosis Kedua oleh YCAB di Kebon Jeruk Segera Dimulai, Catat Cara Daftarnya

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) menggelar vaksinasi Covid-19 dosis 2 secara drive thru pada 4-28 Agusus 2021.

Dilansir dari akun Instagram resmi YCAB @ycabfoundation, vaksinasi akan dilaksanakan di Klinik Cinta Anak Bangsa Jalan Duri Raya No. 57A, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kegiatan ini terbuka bagi seluruh warga berusia 12 tahun ke atas yang telah mendapatkan vaksin Sinovac dosis pertama.

Perlu diingat, pemberian dosis dua vaksin Sinovac dianjurkan dilakukan 28 hari setelah vaksin pertama.

Vaksinasi akan dilaksanakan setiap hari, kecuali pada hari Senin, Minggu dan tanggal merah.

Untuk mendapatkan vaksin Covid-19, calon penerima diwajibkan mengisi formulir pendaftaran yang tersedia di laman www.ycabfoundation.org atau https://iservevaccine.ycab.org/pendaftaran_real/

Dilansir dari laman pendaftaran, berikut adalah sejumlah poin yang perlu diperhatikan sebelum peserta datang ke lokasi vaksin:

1. Calon penerima vaksin Wajib membawa

• 12 - 17 tahun : Fotocopy KK

• 18+ tahun: e-KTP

• WNA: NIK dari SKTT

2. Terdapat dua sesi vaksinasi. Gerbang klinik akan dibuka sesuai jadwal sesi:

• Sesi 1: pukul 09.00 - 11.00

• Sesi 2: pukul 13:00 - 15.00

3. Peserta yang telah mendaftar tetapi tidak datang pada hari yang ditentukan, dianggap membatalkan pendaftaran secara otomatis

4. Vaksin hanya akan diberikan kepada peserta yang sudah mendaftar

5. Vaksin tidak akan diberikan kepada peserta yang tidak menjaga protokol kesehatan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/07/28/18464751/vaksinasi-drive-thru-dosis-kedua-oleh-ycab-di-kebon-jeruk-segera-dimulai

Terkini Lainnya

Pihak Keluarga Bakal Temui Ibu Pengemis Viral yang Paksa Orang Sedekah

Pihak Keluarga Bakal Temui Ibu Pengemis Viral yang Paksa Orang Sedekah

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Setubuhi Korban Sebelum Membunuhnya

Pembunuh Wanita Dalam Koper Setubuhi Korban Sebelum Membunuhnya

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Tak Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Pembunuh Wanita Dalam Koper Tak Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Tak Sadar Jarinya Digigit sampai Putus, Satpam Gereja: Ada yang Bilang 'Itu Jarinya Buntung'

Tak Sadar Jarinya Digigit sampai Putus, Satpam Gereja: Ada yang Bilang 'Itu Jarinya Buntung'

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Jadi Tersangka, Dijerat Pasal Pembunuhan dan Curas

Pembunuh Wanita Dalam Koper Jadi Tersangka, Dijerat Pasal Pembunuhan dan Curas

Megapolitan
Korban Duga Pelaku yang Gigit Jarinya hingga Putus di Bawah Pengaruh Alkohol

Korban Duga Pelaku yang Gigit Jarinya hingga Putus di Bawah Pengaruh Alkohol

Megapolitan
Geng Motor Nekat Masuk 'Kandang Tentara' di Halim, Kena Gebuk Provost Lalu Diringkus Polisi

Geng Motor Nekat Masuk 'Kandang Tentara' di Halim, Kena Gebuk Provost Lalu Diringkus Polisi

Megapolitan
Banyak Kondom Bekas Berserak, Satpol PP Jaga RTH Tubagus Angke

Banyak Kondom Bekas Berserak, Satpol PP Jaga RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Bukan Rebutan Lahan Parkir, Ini Penyebab Pria di Pondok Aren Gigit Jari Satpam Gereja hingga Putus

Bukan Rebutan Lahan Parkir, Ini Penyebab Pria di Pondok Aren Gigit Jari Satpam Gereja hingga Putus

Megapolitan
PN Jakbar Tunda Sidang Kasus Narkotika Ammar Zoni

PN Jakbar Tunda Sidang Kasus Narkotika Ammar Zoni

Megapolitan
Pelaku dan Korban Pembunuhan Wanita Dalam Koper Kerja di Perusahaan yang Sama

Pelaku dan Korban Pembunuhan Wanita Dalam Koper Kerja di Perusahaan yang Sama

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Curi Uang Rp 43 Juta Milik Perusahaan Tempat Korban Kerja

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Curi Uang Rp 43 Juta Milik Perusahaan Tempat Korban Kerja

Megapolitan
Pengemis yang Videonya Viral karena Paksa Orang Sedekah Berkali-kali Minta Dipulangkan dari RSJ Bogor

Pengemis yang Videonya Viral karena Paksa Orang Sedekah Berkali-kali Minta Dipulangkan dari RSJ Bogor

Megapolitan
Mengaku Kerja di Minimarket, Pemuda Curi Uang Rp 43 Juta dari Brankas Toko

Mengaku Kerja di Minimarket, Pemuda Curi Uang Rp 43 Juta dari Brankas Toko

Megapolitan
Kronologi Pria di Pondok Aren Gigit Jari Rekannya hingga Putus, Kesal Teman Korban Ikut Memarkirkan Kendaraan

Kronologi Pria di Pondok Aren Gigit Jari Rekannya hingga Putus, Kesal Teman Korban Ikut Memarkirkan Kendaraan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke