Salin Artikel

Vaksin Pfizer dan Moderna di Depok Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Jemput Bola Vaksinasi

Hal itu dilakukan karena vaksin Covid-19 Moderna dan Pfizer yang tersedia di Depok akan segera kedaluwarsa.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) untuk menerapkan sistem jemput bola vaksinasi Covid-19.

Salah satunya dengan berkeliling ke rumah-rumah warga yang tercatat belum melaksanakan vaksinasi Covid-19.

"Di Pemkot ada vaksinasi jemput warga, bekerja sama dengan RSUI. Itu dijemput dari masing-masing kelurahan," ujar Dadang kepada wartawan, Rabu (20/10/2021).

Selain itu, kata Dadang, pihaknya juga memperkenankan setiap organisasi atau kelompok masyarakat untuk mengajukan kegiatan vaksinasi massal.

Nantinya, Pemerintah Kota Depok siap untuk menyuplai vaksin Covid-19 sesuai dengan jumlah dosis yang dibutuhkan dalam kegiatan tersebut.

"Jadi semua lini melakukan itu, termasuk organisasi masyarakat (Ormas), Partai Politik, di Depok diperkenankan melakukan vaksinasi secara mandiri. Nanti vaksinnya kita support," ungkap Dadang.

Dadang berharap, langkah tersebut dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan membuat vaksin yang tersedia bisa dihabiskan sebelum kedaluwarsa.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Depok, vaksin Covid-19 Moderna dan Pfizer yang tersedia di Depok akan kedaluwarsa pada Desember 2021.

Namun, Dadang enggan merincikan berapa jumlah dosis vaksin Moderna dan Pfizer yang saat ini masih terendap di Depok.

"Berdasarkan data yang ada di Dinkes, Moderna dan Pfizer yang akan kedaluwarsa akhir Desember. Tapi sudah dijadwal untuk menyelesaikan semua itu. Jumlahnya tidak banyak," pungkasnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/20/11243841/vaksin-pfizer-dan-moderna-di-depok-hampir-kedaluwarsa-pemkot-jemput-bola

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Bruder Angelo Sebut Vonis 14 Tahun Penjara Berlebihan

Kuasa Hukum Bruder Angelo Sebut Vonis 14 Tahun Penjara Berlebihan

Megapolitan
Pedagang Roti Jadi Korban Begal di Bekasi, Saksi Sebut Pelaku Masih Remaja

Pedagang Roti Jadi Korban Begal di Bekasi, Saksi Sebut Pelaku Masih Remaja

Megapolitan
 Banjir Tak Surut dalam 6 Jam Seperti Janji Anies, Ini Penjelasan Wagub DKI

Banjir Tak Surut dalam 6 Jam Seperti Janji Anies, Ini Penjelasan Wagub DKI

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Hampir 3.000, RSDC Wisma Atlet Minta Tambahan Tenaga Kesehatan

Jumlah Pasien Covid-19 Hampir 3.000, RSDC Wisma Atlet Minta Tambahan Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Gugat Anies ke PTUN, Apindo: Bukan Soal Besaran Kenaikan UMP, tetapi Regulasinya

Gugat Anies ke PTUN, Apindo: Bukan Soal Besaran Kenaikan UMP, tetapi Regulasinya

Megapolitan
Dishub DKI Akan Siapkan 3 Moda Transportasi untuk Masyarakat Datang ke JIS

Dishub DKI Akan Siapkan 3 Moda Transportasi untuk Masyarakat Datang ke JIS

Megapolitan
Batasi Mobilitas, Dishub DKI Pertahankan Aturan Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan

Batasi Mobilitas, Dishub DKI Pertahankan Aturan Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan

Megapolitan
Pelaku Cabul 'Bruder Angelo' Divonis 14 Tahun Penjara, Hakim: Dia Merusak Mental Anak

Pelaku Cabul "Bruder Angelo" Divonis 14 Tahun Penjara, Hakim: Dia Merusak Mental Anak

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.636 Orang

UPDATE 20 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.636 Orang

Megapolitan
Masyarakat Diminta Tak 'Panic Buying' agar Distribusi Minyak Goreng Merata

Masyarakat Diminta Tak "Panic Buying" agar Distribusi Minyak Goreng Merata

Megapolitan
Fico Fachriza Ajukan Rehabilitasi atas Kasus Narkoba, Polda Metro Jaya Tunggu Asesmen BNN

Fico Fachriza Ajukan Rehabilitasi atas Kasus Narkoba, Polda Metro Jaya Tunggu Asesmen BNN

Megapolitan
Keberatan Divonis 14 Tahun Penjara, Pelaku Cabul 'Bruder' Angelo Ajukan Banding

Keberatan Divonis 14 Tahun Penjara, Pelaku Cabul "Bruder" Angelo Ajukan Banding

Megapolitan
SMAN 6 Jakarta Kembali Gelar PTM Setelah Dihentikan Sepekan akibat Covid-19

SMAN 6 Jakarta Kembali Gelar PTM Setelah Dihentikan Sepekan akibat Covid-19

Megapolitan
2,1 Juta Anak Divaksinasi melalui Program Vaksinasi Merdeka

2,1 Juta Anak Divaksinasi melalui Program Vaksinasi Merdeka

Megapolitan
Vonis 14 Tahun 'Monster Cabul' Bruder Angelo dan Proses Panjang nan Melelahkan di Baliknya

Vonis 14 Tahun "Monster Cabul" Bruder Angelo dan Proses Panjang nan Melelahkan di Baliknya

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.