Salin Artikel

Segera Bawa Anak ke Faskes jika Alami Gejala Gagal Ginjal Akut Ini

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengungkapkan berbagai ciri gejala gagal ginjal akut misterius atau accuted kidney injury (AKI) yang saat ini terjadi pada anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati menyebutkan gejala itu dimulai dari demam tinggi hingga tak dapat buang air kecil.

"Ada gejala batuk, pilek, panas, demam. Kemudian muntah," ujar Tanti saat ditemui di Gedung Dinkes Kota Bekasi, Rabu (26/10/2022).

Selain itu, gejala yang paling terlihat adalah ketika anak buang air kecil. Saat terpapar, anak akan kesulitan buang air kecil.

"Air seni anak akan keluar sedikit sekali atau tidak sama sekali. Itu harus segera diantisipasi," sebut Tanti.

Apabila gejala tersebut sudah terlihat, ia meminta agar orangtua dapat segera membawa anaknya ke pelayanan kesehatan terdekat untuk diperiksa.

Dari pemeriksaan itu, hasilnya akan didiagnosa oleh dokter yang menangani.

"Segera dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat. Saat diperiksa di klinik, ada dugaan terdeteksi, maka segera dibawa ke rumah sakit untuk dirawat," tutur dia.

Adapun ia menyebut ada dari total 14 rumah sakit yang menangani kasus gagal ginjal anak, ada tiga rumah sakit rujukan yang lokasinya paling terdekat dari Kota Bekasi.

Tiga rumah sakit itu yakni RS Cipto Mangunkusomo Jakarta Pusat, RS Harapan Kita Jakarta Barat, dan RS Hasan Sadikin Bandung.

Apabila ditemukan kasus anak terindikasi gagal ginjal, maka pihak Pemkot akan segera merujuk pasien ke salah satu dari antara tiga rumah sakit tersebut.

"Sebelum dirujuk, pastinya akan melalui dari RS yang ada di Kota Bekasi. Maka, rujukannya akan dilakukan secara bertahap," imbuh dia.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/10/26/19463901/segera-bawa-anak-ke-faskes-jika-alami-gejala-gagal-ginjal-akut-ini

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pria di Jagakarsa Aniaya Istri dan Diduga Bunuh 4 Anaknya, Tak Kuat Pikul Beban Hidup?

Pria di Jagakarsa Aniaya Istri dan Diduga Bunuh 4 Anaknya, Tak Kuat Pikul Beban Hidup?

Megapolitan
'Aku Tunggu Mama di Surga', Ucapan Terakhir Siswa SD di Bekasi yang Meninggal karena Kanker Tulang

"Aku Tunggu Mama di Surga", Ucapan Terakhir Siswa SD di Bekasi yang Meninggal karena Kanker Tulang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Ayah Terduga Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa Mengaku Nikah Siri | Pelaku Tak Ditangkap Usai Dilaporkan KDRT

[POPULER JABODETABEK] Ayah Terduga Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa Mengaku Nikah Siri | Pelaku Tak Ditangkap Usai Dilaporkan KDRT

Megapolitan
Rute Mikrotrans JAK48B Stasiun Tebet-Kampung Melayu

Rute Mikrotrans JAK48B Stasiun Tebet-Kampung Melayu

Megapolitan
6 Larangan Kampanye di Transjakarta

6 Larangan Kampanye di Transjakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Berkomitmen Beri Kemudahan Akses bagi Penyandang Disabilitas

Pemprov DKI Akan Berkomitmen Beri Kemudahan Akses bagi Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Kondisinya Belum Stabil, Ayah Terduga Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa Belum Diperiksa Kembali

Kondisinya Belum Stabil, Ayah Terduga Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa Belum Diperiksa Kembali

Megapolitan
Keluh dan Harap Pedagang di Pasar Tomang di Tengah Melonjaknya Harga Cabai...

Keluh dan Harap Pedagang di Pasar Tomang di Tengah Melonjaknya Harga Cabai...

Megapolitan
Teman yang 'Sliding' Siswa SD di Bekasi Naik Status Jadi Anak Berhadapan dengan Hukum

Teman yang "Sliding" Siswa SD di Bekasi Naik Status Jadi Anak Berhadapan dengan Hukum

Megapolitan
Ayah dan Ibu 4 Bocah yang Tewas di Jagakarsa Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Ayah dan Ibu 4 Bocah yang Tewas di Jagakarsa Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Otopsi Sebelum Tetapkan Tersangka di Kasus Pembunuhan 4 Bocah di Jagakarsa

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Sebelum Tetapkan Tersangka di Kasus Pembunuhan 4 Bocah di Jagakarsa

Megapolitan
Sempat Naik, Kini Harga Telur di Pasar Tomang Barat Stabil

Sempat Naik, Kini Harga Telur di Pasar Tomang Barat Stabil

Megapolitan
Yenny Wahid Tak Setuju Debat Capres-Cawapres di Pemilu 2024 Pakai Bahasa Inggris

Yenny Wahid Tak Setuju Debat Capres-Cawapres di Pemilu 2024 Pakai Bahasa Inggris

Megapolitan
Pemkot Bogor Dapat Penghargaan, Bima Arya: Ini untuk Semua ASN Kota Bogor

Pemkot Bogor Dapat Penghargaan, Bima Arya: Ini untuk Semua ASN Kota Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI: Ibu yang 4 Anaknya Diduga Dibunuh Suaminya di Jagakarsa Korban KDRT

Pemprov DKI: Ibu yang 4 Anaknya Diduga Dibunuh Suaminya di Jagakarsa Korban KDRT

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke