Penjual Rokok yang Menjual Satwa Langka

Kompas.com - 15/03/2009, 16:28 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Praktik penjualan satwa langka di Pasar Burung Barito ditengarai bukan isapan jempol belaka. Dari penelusuran Kompas.com, ternyata kegiatan ilegal tersebut masih dilakukan meski secara sembunyi-sembunyi.

"Mas, coba cari ke daerah sana. Tanya aja di daerah sana, tapi barangnya tidak ada di toko," kata salah seorang penjual burung saat Kompas.com berpura-pura ingin membeli elang jawa (Spizaetus bartelsi), burung pemangsa berjambul yang menjadi inspirasi lambang negara burung Garuda.

Namun, mencari penjual elang jawa tidak mudah, mengingat burung itu termasuk satwa yang dilindungi. Banyak di antara pedagang tidak menjawab di mana pembeli bisa mendapatkan elang jawa. Mereka hanya senyum-senyum saat ditanya.

Sampai akhirnya seorang pedagang bangkit dari tempat duduknya, keluar dari toko, dan tampak berusaha mencari seseorang. "Tunggu sebentar ya Mas, saya dengar ada yang punya," kata Harul (nama samaran).

Beberapa saat kemudian, Harul datang kembali bersama seseorang yang mengaku bernama Kardi (nama samaran juga). Menurutnya, ia mempunyai elang jawa berumur kurang dari setahun di rumahnya.

"Harganya 1,5 juta (rupiah), kalau tertarik Mas bayar DP-nya dulu, besok barangnya saya antar," katanya.

Selain itu, ia juga mengaku memiliki kakatua jambul kuning papua yang juga dilindungi. "Harganya 1,7 juta (rupiah) Mas, ini ukurannya medium. Kan kalau yang bagus kakatua raja. Ini satu tingkat di bawahnya," kata Kardi.

Menurutnya, kedua burung tersebut didapatnya dari orang lain yang menjual kepadanya.

Siapakah Kardi? Menurut beberapa pedagang di sana, Kardi adalah pedagang rokok di kawasan pasar burung tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.