Wali Kota Bekasi Diminta Lakukan Dialog

Kompas.com - 20/09/2010, 21:25 WIB
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Bekasi diminta melakukan dialog kembali terkait relokasi tempat beribadah HKBP Ciketing, Bekasi Timur.

"Wali Kota harus dialog lagi, relokasi harus jelas lokasinya di mana. Masa, Pemda sendiri tidak tahu saat dimintai petunjuk lokasi yang diusulkannya sendiri," kata Kepala Litbang HAM Kementerian Hukum dan HAM Hafid Abbas seusai diskusi dengan MUI, kepolisian, Kemenkopolhukam, Tokoh Gereja Bethel, Kementerian Agama di Jakarta, Senin (20/9/2010).

Menurut dia, Wali Kota Bekasi harus berdialog lebih lanjut lagi dengan jemaat Gereja HKBP, apakah lokasi dari rencana relokasi tersebut tepat.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menegaskan bahwa pelaku penusukan dan kekerasan terhadap jemaat Gereja HKBP di Bekasi tersebut harus ditindak tegas.

"Itu jangka pendek, pelaku kekerasan di Ciketing harus ditindak tegas. Pelaku harus dihukum karena semua agama tidak membolehkan adanya tindak kekerasan," ujar dia.

Sementara itu, Ketua MUI Amidhan mengatakan, ada tiga hal yang perlu dibahas. Pertama, tentang kebebasan menjalankan ibadah masing-masing agama. Kedua, terkait pendirian tempat ibadah. Ketiga, peristiwa di Bekasi harus diselesaikan secara terpisah dengan poin pertama dan kedua.

"Kasus kekerasan tersebut harus diajukan ke pengadilan dan diselesaikan secara transparan," ujar dia.

Terkait dengan pendirian tempat ibadah dengan ketetapan memenuhi persyaratan administratif dan teknis bangunan gedung, pendiran rumah ibadat juga harus memenuhi persyaratan khusus, yakni didukung 90 orang dengan kartu tanda penduduk yang disahkan pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah.

Selain itu, perlu ada dukungan dari masyarakat setempat paling sedikit 60 orang dan hal ini disahkan oleh lurah atau kepala desa. Harus ada pula rekomendasi tertulis kepala kantor kementerian agama kabupaten/kota dan rekomendasi tertulis forum kerukunan umat beragama (FKUB) kabupaten/kota.

Jika persyaratan-persyaratan tersebut belum dapat terpenuhi, maka sesuai Pasal 14 ayat 3 Surat Keputusan Bersama dua Menteri Agama dan Dalam Negeri, pemerintah daerah berkewajiban memfasilitasi tersedianya lokasi pembangunan rumah ibadat.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Megapolitan
Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Megapolitan
Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Penjual Materai Daur Ulang di Tangsel

Polisi Tangkap Komplotan Penjual Materai Daur Ulang di Tangsel

Megapolitan
Polda Metro Jaya Persilakan Dua Mahasiswa Unkris Buat Laporan jika Dirugikan Oknum Polisi

Polda Metro Jaya Persilakan Dua Mahasiswa Unkris Buat Laporan jika Dirugikan Oknum Polisi

Megapolitan
Baru Tas yang Ditemukan dari Awak Kapal yang Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok

Baru Tas yang Ditemukan dari Awak Kapal yang Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok

Megapolitan
Sudah Sebulan, Atap SLB Bundaku Bekasi Roboh

Sudah Sebulan, Atap SLB Bundaku Bekasi Roboh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X