Priyo: Tangkap Provokator Tarakan!

Kompas.com - 29/09/2010, 14:44 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai bentrokan massa yang terjadi di Tarakan, Kalimantan Timur, sejak kemarin hingga Rabu (29/9/2010) dipicu oleh ulah provokator.

Oleh karena itu, ia berharap pihak kepolisian segera mengamankan orang-orang yang diduga semakin memanaskan situasi. "Problemnya ada di beberapa elemen yang jadi provokator dan saya sarankan yang provokator ambil saja, tangkap, amankan," kata Priyo seusai mengisi sebuah seminar di Jakarta.

Ia khawatir, jika sang provokator tak segera diamankan, situasi akan semakin buruk. "Tetapi, saya percaya Polri akan mengambil langkah persuasif terbaik karena konflik ini berisiko merembet ke mana-mana," ujarnya.

Konflik horizontal di Tarakan dipicu oleh tewasnya seorang ulama yang diduga ditusuk oleh tiga orang karena melerai sebuah perkelahian. Tiga orang yang diduga menyebabkan tewasnya ulama tersebut sudah diamankan pihak kepolisian. Hingga hari ini, situasi dilaporkan masih mencekam. Bahkan, konflik dikabarkan sudah menyebar hingga ke dalam Kota Tarakan.

Baca tentang


    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

    Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

    Megapolitan
    Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

    Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

    Megapolitan
    Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

    Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

    Megapolitan
    Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

    Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

    Megapolitan
    Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

    Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

    Megapolitan
    UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

    UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

    Megapolitan
    Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

    Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

    Megapolitan
    Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

    Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

    Megapolitan
    PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

    PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

    Megapolitan
    Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

    Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

    Megapolitan
    Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

    Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

    Megapolitan
    UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

    UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

    Megapolitan
    Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

    Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

    Megapolitan
    Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

    Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

    Megapolitan
    Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

    Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X