Anand Krishna Mogok Makan di Tahanan

Kompas.com - 10/03/2011, 20:44 WIB
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa kasus pelecehan seksual, Anand Krishna, mogok makan setelah majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan agar ia ditahan. Anand ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

”(Mogok makan) dari kemarin malam. Kondisi sekarang saya belum tahu. Hari ini saya belum bertemu dia,” ucap Astro P Girsang, penasihat hukum Anand ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (10/3/2011) malam.

Girsang mengungkapkan, aksi mogok makan kliennya sebagai bentuk protes kepada majelis hakim. Dia merasa dizalimi oleh pengadilan.

Mengenai pengajuan penangguhan penahanan, menurut Girsang, pihaknya tengah menyusun surat permohonan untuk majelis hakim.

Seperti diberitakan, Anand ditahan seusai mendengarkan saksi yang diajukan jaksa penuntut umum pada persidangan, Rabu (9/3/2011). Anand pernah akan ditahan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya seusai diperiksa sebagai tersangka tahun lalu. Namun, ketika akan diperiksa kondisi kesehatannya sebelum ditahan, Anand tiba-tiba terjatuh dan pingsan. Pemilik Yayasan Anand Ashram itu lalu dirawat di RS Polri, Jakarta Timur, kemudian menjalani perawatan di beberapa rumah sakit.

Menurut dokter, Anand mengidap diabetes, jantung, dan hipertensi. Akhirnya, penyidik batal menahan pria keturunan India itu. Anand juga tidak ditahan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta selama proses penyusunan dakwaan. Ketika proses sidang tertutup di PN Jaksel, Anand hanya diwajibkan menghadiri sidang seminggu sekali. Rencananya, sidang lanjutan akan digelar Rabu pekan depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.