Paskah Berlangsung Aman dan Khidmat

Kompas.com - 23/04/2011, 03:59 WIB
Editor

KUPANG, KOMPAS - Perayaan Paskah sepanjang Kamis - Jumat (22/4) di berbagai daerah berlangsung aman. Umat Katolik mengikuti seluruh rangkaian ekaristi dan kebaktian menjelang Paskah, yakni Kamis Putih dan Jumat Agung, dengan khidmat.

Kesiapsiagaan aparat keamanan di sekitar gereja ikut membantu situasi yang aman tersebut, seperti yang terpantau di Merauke (Papua), Kupang (Nusa Tenggara Timur); Surabaya, Malang (Jawa Timur); Semarang, Magelang (Jawa Tengah); Tasikmalaya (Jawa Barat); Yogyakarta (DIY); Medan (Sumatera Utara); Padang dan Kepulauan Mentawai (Sumatera Barat).

Di Kota Kupang, umat Kristiani dengan antusias memadati gereja. Pastor Paroki Romo Rudi Tjung membawakan khotbah pada misa Kamis Putih di hadapan 10.000 umat Katolik yang berjubel di Gereja Asumpta, Kupang.

Suasana aman juga menyertai Malam Kamis Putih di Gereja Katedral Larantuka, Flores Timur, yang dipimpin Romo Yosep Teluma Pr.

Di Merauke, penjagaan keamanan dilakukan oleh beberapa personel kepolisian dari jajaran Kepolisian Resor Merauke. Meski demikian, Ketua Dewan Paroki St Fransiskus Xaverius Katedral, Keuskupan Agung Merauke, menuturkan tak perlu pengamanan khusus selama perayaan Paskah.

Perayaan Jumat Agung sebagai rangkaian Paskah di Kota Padang hingga Jumat (22/4) sore terpantau aman. Hal itu terlihat di Gereja Katedral St Theresia, Gereja IFGF GISI, dan Gereja BNKP.

Sejumlah anggota polisi juga tampak berjaga-jaga di depan sejumlah gereja di Padang, seperti Gereja Katedral St Theresia, Gereja IFGF GISI, dan Gereja BNKP. Mereka mewaspadai teror bom dan gangguan keamanan lainnya.

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Ajun Komisaris Besar Agus B Kawedar mengatakan, sekitar 1.500 personel dikerahkan untuk mengamankan rangkaian perayaan Paskah di Sumbar hingga Minggu besok.

Di Gereja Katolik Santa Maria Ratu Rosari, Tanjung Selamat, Medan, misa Kamis Putih dan Jumat Agung berjalan lancar. Petugas kepolisian berjaga-jaga di sekitar gereja. Meskipun tidak memberlakukan pemindai besi, petugas tak segan-segan menanyai orang yang mencurigakan di lingkungan gereja.

Kepala Humas Polda Sumut Komisaris Besar Hery Subiansauri mengatakan, sekitar 16.000 personel diterjunkan, termasuk 2.000 personel yang berada di Kota Medan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X