Truk-truk Itu Renggut Nyawa Tiga Anakku

Kompas.com - 15/07/2011, 16:00 WIB
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Nur Hasanah (35) tak pernah membayangkan tiga dari empat anaknya tewas di Jalan Cakung Cilincing (Cacing), Jakarta Utara. Ketiganya tewas terlindas truk kontainer.

"Kalau mau ikhlas pun rasanya masih sulit. Masih belum bisa terima," kata Hasanah sambil menyapu air matanya saat ditemui di rumah kontrakannya di Kampung Sungai Begog, RT 06 RW 03, Semper Timur, Cilincing, Jumat (15/7/2011).

Hasanah harus benar-benar menelan pil pahit kehidupan pada Kamis kemarin. Dua anaknya, Bambang Rudiansyah (7) dan Adriansyah Ramdani (6), terlindas truk kontainer saat membonceng sepeda motor yang dikendarai ayahnya, Haerudin (38). Kecelakaan itu pun terjadi hanya satu bulan setelah peringatan 100 hari meninggal anaknya yang kedua, Muhamad Arifin (19).

"Anak saya yang nomor dua itu juga meninggal karena terlindas truk kontainer," kata Hasanah.

Sudah cukup lama Jalan Cacing menjadi salah satu jalur maut di wilayah Jakarta Utara. Penyebabnya tak lain karena arus kendaraan di jalan itu didominasi truk kontainer yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu, jalan tersebut juga rusak di beberapa bagian.

Kendaraan yang melalui jalan itu pun harus saling menghindar, sementara jalan itu selalu dipadati truk kontainer. Kini harapan dan kebahagiaan keluarga Hasanah dan Haerudin tinggal bertumpu pada anak pertama mereka, Tati Widyawati (21). "Anak pertama saya baru melahirkan anak pertama. Hanya tinggal mereka harapan kami," kata Hasanah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak-anak yang Lakukan Pornoaksi Pura-pura Belajar Online untuk Mengelabui Orangtua

Anak-anak yang Lakukan Pornoaksi Pura-pura Belajar Online untuk Mengelabui Orangtua

Megapolitan
'Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?'

"Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?"

Megapolitan
Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Megapolitan
Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Megapolitan
Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Megapolitan
Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Megapolitan
Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Megapolitan
Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Megapolitan
PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

Megapolitan
Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

Megapolitan
Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X