Kompas.com - 17/07/2012, 19:30 WIB
|
EditorFarid Assifa

SAMPANG, KOMPAS.com - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sampang, Jawa Timur, Selasa (17/7/2012) berhasil menangkap empat komplotan perampok spesialis mobil rental yang kerap beroperasi di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Keempat pelaku tersebut masing-masing Jatim (35) warga Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Sampang; Solehoddin (35) warga Bulak Banteng, Surabaya; Selket (31) dan Mat Noer (31), keduanya warga Kenjeran Surabaya. Keempat kawanan perampok itu ditangkap di kawasan Kecamatan Camplong saat mejalankan aksinya. Satu pelaku di antaranya, yakni Jatim, ditembak kaki kanannya karena mencoba kabur.

Korbannya kali ini Dafid Laksono (37), warga Jalan H. Syukur, Kecamatan Sedati Gede, Kabupaten Sidoarjo. Kepada penyidik Polres Sampang, Dafid menceritakan, awalnya dua orang yakni Jatim dan Solehoddin, menyewa mobilnya di kawasan bandara Juanda. Keduanya hendak menyewa mobil dengan tujuan Sampang. Sampai di kawasan taman hiburan remaja (THR) Surabaya, kedua orang tersebut menaikkan dua rekannya, Selket dan Mat Noer. Keempatnya langsung meluncur ke arah Madura.

Sial menimpa Dafid. Sesampainya di daerah sepi, di Gunung Gigir, Bangkalan, Ia ditodong menggunakan senjata api dan memintanya menghentikan perjalanan. "Saya kemudian diikat menggunakan rafia, mulut dan mata saya ditutup lakban. Saya sudah tidak ingat di daerah mana saya dibuang, dan mobil saya dibawa lari keempat orang tersebut," ungkapnya.

Setelah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi W 981 PK berhasil dibawa kabur, keempat pelaku kemudian menggadaikan ke penadah asal Kabupaten Pasuruan seharga Rp 18 juta.

Kepala Opsnal Polres Sampang, Kompol Alfian Nurrizal menjelaskan, penangkapan keempat tersangka dilakukan oleh delapan personel Reskrim. Keempatnya mengaku, dari hasil penggadaian mobil tersebut, masing-masing mendapatkan bagian satu juta. Kini pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan mobil rental yang digelapkan tersebut. Akibat perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.