Jokowi Mulai Naik Mobil Dinas Land Cruiser

Kompas.com - 26/10/2012, 21:22 WIB
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Tak seperti biasanya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak mengendarai mobil sewaan yang biasanya ia gunakan saat mengunjungi pelosok Jakarta. Jumat (26/10/2012) malam ini, pria yang akrab disapa Jokowi itu memakai mobil dinas Toyota Land Cruiser bernomor polisi B 1120 SMZ.

Ketika wartawan menanyakan kepada Jokowi soal mobil mewah tersebut, Jokowi menyatakan bahwa ia akan tetap memakai mobil yang biasa dipakainya mengunjungi warga. Mengapa baru memakai mobil dinas sekarang? "Kalau enggak dipakai, nanti akinya malah rusak," kata Jokowi di Taman Semanggi, Jumat malam.

Jokowi mengatakan, ia tetap lebih suka menggunakan mobil rental. Pada siang hari, ia akan menggunakan mobil sewaan itu supaya warga tak melihatnya hidup bermewah-mewahan.

Saat ini Jokowi masih menunggu mobil yang ia pesan untuk kegiatan dinasnya. Jenis mobilnya sama dengan mobil yang biasa ia gunakan saat blusukan ke kampung-kampung. "Kalau yang ini (Land Cruiser) dari pemda. Katanya, Innova baru hari Senin datang," kata mantan Wali Kota Solo itu.

Mobil dinas yang digunakan Jokowi malam ini digunakan pula oleh gubernur periode sebelumnya, Fauzi Bowo. Setelah Jokowi dilantik menjadi gubernur, mobil itu lebih sering menghuni garasi rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat.

 

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

    Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

    Megapolitan
    Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

    Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

    Megapolitan
    Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

    Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

    Megapolitan
    Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

    Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

    Megapolitan
    Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

    Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

    Megapolitan
    Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

    Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

    Megapolitan
    Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

    Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

    Megapolitan
    Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

    Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

    Megapolitan
    17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

    17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

    Megapolitan
    Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

    Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

    Megapolitan
    Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

    Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

    Megapolitan
    DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

    DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

    Megapolitan
    Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

    Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

    Megapolitan
    Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

    Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

    Megapolitan
    Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

    Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X