Kompas.com - 30/10/2012, 21:14 WIB
Penulis Joe Leribun
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memaksimalkan sistem pengendalian banjir pada setiap pompa air di Jakarta. Salah satunya di rumah pompa Cideng, yang terletak di Jl Siantar, Cideng, Jakarta Pusat.

"Ini kan mau musim hujan, kita perlu cek satu per satu, apakah kita sudah siap, jangan sampai waktu air naik, mesin enggak ada oli," jelas Jokowi saat meninjau rumah pompa Cideng, Selasa (30/10/2012).

Saat tiba di lokasi, Jokowi langsung berkeliling menuju ke beberapa instalasi pompa air tersebut dan mendengarkan penjelasan pegawai Pekerjaan Umum yang mengelola Pompa Air Cideng. Jokowi juga mengamati sampah yang disaring di beberapa bak penampung yanga ada di tempat tersebut.

Setelah mengecek berbagai persiapan, Jokowi menilai pompa air Cideng siap mengantisipasi banjir yang sewaktu-waktu dapat terjadi pada musim hujan nanti.

"Kalau lihat kondisinya sih sudah siap. Tetap menjadi tugas kita bersama jangan buang sampah sembarangan," jelasnya kepada wartawan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan banjir di Jakarta yang sudah menjadi langganan tetap harus diantisipasi. Kesiapan Pemprov DKI menghadapi banjir menjadi fokus utama ketika banjir memang terjadi.

"Iya, ini pokoknya kesiapan menghadapi banjir dan masalah-masalah yang berkaitan dengan sebelum banjir. Yang paling penting, ya moga-moga saja enggak ada banjir, itu saja," kata Jokowi.

Meskipun hanya didampingi beberapa petugas keamanan dari Dinas Perhubungan, kedatangan Jokowi ke Pompa Air Cideng tetap saja diketahui warga. Warga memadati Jalan Tanjung Selor menyaksikan Jokowi yang sedang berdiri di atas bak penyaring sampah di Gedung Pompa Cideng. Membalas sapaan warga, Jokowi sesekali melambaikan tangannya.

Untuk diketahui, pompa air Cideng dapat menyedot 8 titik genangan yang terjadi di Jakarta Pusat, seperti Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka, Jalan Wahid Hasim, Jalan Kebon Sirih, Jalan Sunda dan kawasan Jalan Jaksa, Jalan Sumatera dan Jalan Sabang.

Berita terkait lainnya dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.