Kompas.com - 06/12/2012, 14:11 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengurus Solidaritas Juru Parkir dan Pedagang Kecil (Sojupek) di sepanjang Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada sampai Glodok menolak larangan parkir 24 jam di wilayah ini. Mereka menilai larangan itu akan memberi dampak buruk, salah satunya membuat banyak warga kehilangan penghasilan.

"Kami tak sependapat dengan larangan itu, plang aturan sudah dipasang, kami meminta Dinas Perhubungan menarik kembali keputusan itu," kata salah satu pengurus Sojupek, Lambertus, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (6/12/2012) siang.

Ia menjelaskan, selama ini area parkir di wilayah itu banyak menopang perekonomian masyarakat sekitar yang tak hanya mengeruk keuntungan dari pengelolaan parkir, tetapi juga profesi lain, seperti para pedagang kecil. Kebijakan ini dianggap tak hanya menghapus lapak rezeki warga, tetapi juga memicu meningkatnya angka kriminalitas dengan alasan tak ada pilihan lain untuk mencari nafkah.

"Kalau alasannya cuma untuk ketertiban, selama ini juga sudah terjamin. Harusnya koordinasi dulu dong agar warga yang bergantung hidup di lahan itu bisa sama tertata," ujar Lambertus.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Joko Widodo, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus membenahi tata kota yang semrawut. Dalam hal ini, aturan mengenai lahan dan pengelolaan parkir juga ikut tersentuh.

Dalam rencana, DKI Jakarta bertekad mengelola parkir secara online sehingga dapat menutup celah kebocoran sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X