Tengah Malam, Jokowi Tengok Korban Banjir - Kompas.com

Tengah Malam, Jokowi Tengok Korban Banjir

Kompas.com - 22/12/2012, 01:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Waktu telah menunjukkan pukul 23.30 WIB, jelang tengah malam. Malam itu, sebagian besar orang sudah beristirahat, tetapi tidak bagi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Mantan Wali Kota Surakarta itu tetap blusukan ke permukiman warga.

Jumat (21/12/2012) malam, Jokowi mengunjungi lokasi pengungsian warga Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, di Gelanggang Olahraga setempat. Kedatangan sang Gubernur itu pun disambut pengungsi yang sudah menunggunya. "Itu mobilnya Pak Jokowi Ma," teriak salah seorang bocah kepada ibunya yang tengah berdiri di teras GOR.

Setelah turun dari mobil dinasnya, pria yang tampak rapi dengan setelan kemeja putih, celana bahan hitam, serta sepatu cokelat itu langsung masuk ke area GOR. Seperti biasa, kedatangan Jokowi disambut dengan salaman dan jepretan kamera ponsel warga. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memberi sumbangan berupa uang tunai Rp 10 juta serta dua ton beras kepada korban banjir di Kecamatan Makasar melalui perangkat RW dan RT setempat. Jokowi sempat ikut memantau proses pemindahan berkarung-karung beras dari mobil boks milik Pemprov DKI ke dalam area GOR.

Setelah memberi sumbangan, Jokowi bergegas menuju tanggul Kali Cipinang yang jebol. Turut menemani sang Gubernur, Wali Kota Jakarta Timur HR Krisdianto dan Camat Makasar Makmum Gozali. Jokowi berjalan kaki menyusuri jalan setapak gelap berbatu dengan jarak sekitar 100 meter dari tempat pengungsian.

"Busyet, Pak Jokowi jalannya cepet banget," ujar salah seorang warga yang ikut dalam rombongan blusukan tersebut.

Setibanya di lokasi, Jokowi langsung meraba badan tanggul dan melongok ke aliran kali. Sejenak ia terdiam dengan tangan kanan di kepala seperti memikirkan sesuatu. Bahkan, kalimat saran yang terlontar dari orang-orang di sampingnya tampak tak dihiraukan Jokowi.

"Sudah saya lihat semuanya. Besok akan segera diperbaiki," ujar Jokowi singkat.

Rombongan kembali berputar arah ke jalan setapak yang semula dilewatinya. Di ujung jalan, sudah tampak mobil dinas sang Gubernur. Sambil mengatupkan kedua tangannya dengan badan sedikit membungkuk ke arah rombongan warga, Jokowi pamit. "Mari, Bapak Ibu semua," ujarnya yang langsung disambut oleh warganya.

Hari telah beranjak Sabtu dini hari. Gubernur DKI melaju meninggalkan lokasi. Warga serta pejabat setempat pun membubarkan diri. Sebagian kembali ke tempat pengungsian sambil berharap banjir tak kembali melanda, sebagian lagi ke rumah yang sebelumnya tergenang banjir.

Kedatangan Jokowi tersebut bertujuan memantau banjir yang melanda sembilan RT di dua RW, yakni RT 1 dan RT 2 RW 05 serta RT 3, RT 4, RT 5, RT 6, RT 7, RT 8 dan RT 9 RW 07. Namun, banjir tersebut sudah berangsur-angsur surut kembali.

Banjir itu disebabkan oleh jebolnya badan tanggul Kali Cipinang di RT 4 RW 07. Tanggul jebol karena perbaikannya belum sempurna.


EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Survei LSI: KPK Paling Dikenal dan Dinilai Efektif Berantas Korupsi

Survei LSI: KPK Paling Dikenal dan Dinilai Efektif Berantas Korupsi

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Robert Henry Lawrence Jr, Astronot Afrika-Amerika Pertama

Biografi Tokoh Dunia: Robert Henry Lawrence Jr, Astronot Afrika-Amerika Pertama

Internasional
Pemprov Jabar Bagikan 2 Juta Benih Kopi Bersertifikat Kepada Petani

Pemprov Jabar Bagikan 2 Juta Benih Kopi Bersertifikat Kepada Petani

Regional
Refleksi Komnas HAM di Hari HAM Internasional

Refleksi Komnas HAM di Hari HAM Internasional

Nasional
Bus Transjakarta Dicoret, Anies Bilang Vandalime Tak Bisa Dibiarkan

Bus Transjakarta Dicoret, Anies Bilang Vandalime Tak Bisa Dibiarkan

Megapolitan
Saat Jokowi Bandingkan Minat Gibran, Kaesang dan Bobby Terjun ke Politik

Saat Jokowi Bandingkan Minat Gibran, Kaesang dan Bobby Terjun ke Politik

Regional
Roger Si Kanguru Berotot Mati di Usia 12 Tahun

Roger Si Kanguru Berotot Mati di Usia 12 Tahun

Internasional
Ma'ruf Amin Mengaku Punya Strategi Jitu untuk Kampanye Bulan Januari

Ma'ruf Amin Mengaku Punya Strategi Jitu untuk Kampanye Bulan Januari

Nasional
Fakta di Balik Banjir di Bangka, Mobil Terseret Banjir hingga Warga Enggan Mengungsi

Fakta di Balik Banjir di Bangka, Mobil Terseret Banjir hingga Warga Enggan Mengungsi

Regional
DPP PAN Akan Berikan Sanksi Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Ma'ruf

DPP PAN Akan Berikan Sanksi Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Nasional
Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Nasional
Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Nasional
Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Nasional

Close Ads X